Ponpes Daarul Tauhid Syiarkan Islam dengan Lomba dan Safari Dakwah

"Meskipun terbatas dalam hal dana, berbagai perlombaan tetap saja dilakukan demi mensyiarkan ajaran agama Islam"
Gema Ramadan di Ponpes Daarul Tauhid Solok. (istimewa)

SOLOK, KLIKPOSITIF -- Bulan Ramadan menjadi momen spesial bagi keluarga besar pondok pesantren Daarul Tauhid Nagari Salayo, Kabupaten Solok. Sejumlah rangkaian kegiatan Gema Ramadan Lintas Nagari ke-XI menjadi penanda semaraknya bulan suci tahun ini.

Meskipun terbatas dalam hal dana, berbagai perlombaan tetap saja dilakukan demi mensyiarkan ajaran agama Islam. Mulai dari Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), Musabaqah Fahmil Quran (MFQ), Musabaqah Fahmil Aqidah Islamiah (MFAI), Qasidah dan lainnya.

Pesertanya pun tidak saja berasal dari utusan masjid yang ada di lingkungan Ponpes Daarul Tauhid, namun juga berasal dari berbagai masjid yang ada di berbagai kawasan di Kabupaten Solok.

"Kita berusaha menghidupkan syiar Islam ditengah-tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan perlombaan, tujuannya untuk meransang generasi muda agar lebih tekun belajar Al-Quran," ungkap pimpinan Ponpes Daarul Tauhid, Ust. Jursawal, Senin malam.

Arti Ramadan bagi Ponpes Daarul Tauhid tidak saja sampai pada ragam perlombaan, tapi Ramadan menjadi momentum safari dakwah. Masjid dan musala di Kabupaten Solok maupun di daerah lain menjadi sasaran menyampaikan dakwah dan ajaran Islam.

Tidak saja Ustadz dan Ustadzah yang menyampaikan dakwah, tapi juga santri dan santriwati turut disebar ke berbagai wilayah untuk mengaplikasikan ilmu yang telah ditimbanya selama mondok di Ponpes Daarul Tauhid.

"Rangkaian Safari Dakwah itu merupakan agenda kita setiap tahun, selain memperkenalkan Ponpes juga menjadi sarana dalam mewujudkan tri darma pondok pesantren," terangnya.

Saat ini, ada lebih kurang 158 orang santri yang Saban hari menimba ilmu di Ponpes Daarul Tauhid, santri tidak saja datang dari wilayah kabupaten Solok tapi diramaikan dari daerah lainnya di Sumatera Barat, termasuk di luar provinsi. (*)