Partisipasi Pemilih Saat Pilkada Padang Ditarget Capai 75 Persen

"Partisipasi pemilih untuk Pilkada tahun ini terhitung juga lebih tinggi dari tahun 2013 lalu"
Ilustrasi (Net)

PADANG, KLIKPOSITIF - Pemerintah Kota Padang menargetkan partisipasi pemilih saat pemilihan kepala daerah di tahun 2018 ini mencapai 75 persen. Angka itu setara target KPU pusat dan diatas target KPU Kota Padang yakni sebesar 70 persen.

Pjs Walikota Padang Alwis mengatakan, berbagai upaya dilakukan agar partisipasi pemilih meningkat, mulai dari mendatangi warga sejak Ia dipercaya menjadi Pjs Walikota hingga pemasangan himbauan di bus transpadang.

"KPU Padang tentu punya perhitungan tersendiri sehingga mereka menargetkan 70 persen. Kami tentunya ingin lebih dari itu dengan berbagai upaya yang telah dilakukan," katanya, Selasa 12 Juni 2018.

Menurutnya, selain menjaga netralitas pegawai negeri sipil (PNS), aparatur sipil tersebut juga bertanggung jawab atas partisipasi pilkada yang akan dihelat pada 27 Juni 2018 mendatang.

"Kami juga minta ASN untuk mengajak masyarakat menggunakan hak pilih mereka pada 27 Juni, sehingga Kota Padang benar-benar mendapatkan pemimpin yang baik untuk lima tahun mendatang," sebut dia.

Terakhir Alwis meminta agar ASN tetap netral dan tidak ikut mendukung salah satu pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota. Sebab sesuai aturan ASN dilarang melakukan hal itu.

"Berfoto saja sudah melanggar, apalagi terang-terangan mendukung. Untuk di Padang memang ada indikasi ASN tidak netral, namun setelah ditelusuri dan dilakukan evaluasi, yang bersangkutan belum terlalu mengarah kesitu," tukasnya.

Di sisi lain, partisipasi pemilih untuk Pilkada tahun ini terhitung juga lebih tinggi dari tahun 2013 lalu. Tercatat, saat putaran pertama Pilkada Padang pada 30 Oktober 2013, partisipasi pemilih hanya 57,7 dan menurun pada putaran kedua menjadi 53,6 persen.

[Joni Abdul Kasir]