Setelah Jelajah Desa di Sumbar: Target Berikutnya, Percontohan Nasional

"Nyaris tak ada masalah, semua berjalan sesuai harapan"
Staf Khusus Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Trasmigrasi (Kemendes PDTT), H Febby Datuk Bangso (Foto Ihsan for KLIKPOSITIF)

50 KOTA, KLIKPOSITIF -- Ada satu tekad membara, harus ada nagari atau Badan Usaha Milik Desa (Bumdes, di Sumbar disebut Badan Usaha Milik Nagari atau BUMNag) yang menjadi percontohan Nasional.

Tekad itu, terpapar usai perjalanan panjang Tim Jelajah Desa bentukan Kemendes PDTT di Sumatera Barat, berakhir di Kabupaten Limapuluh Kota, ditandai dengan dialog bersama Tenaga Ahli dan Pendamping Desa se Kabupaten Limapuluh Kota, disertai buka puasa bersama di kediaman Wakil Bupati Limapuluh Kota Ferizal Ridwan, Selasa 12 Juni 2018 malam.

"Nyaris tak ada masalah, semua berjalan sesuai harapan. Kita akan kawal yang sudah kuat, akan mendorong yang terus berjuang untuk menjadi kuat,” kata H Febby Datuk Bangso, Staf Khusus Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Trasmigrasi (Kemendes PDTT), ketika ditanyai wartawan, terkait dengan evaluasi perjalanan Tim Jelajah Desa, Bersilaturrahmi ke Nagari dan Ramadan Berbagi, di Bukitinggi.

Tim Jelajah Desa menempuh perjalanan panjang. Berawal dari Kuningan, lalu menelusuri langkah, menapaki desa demi desa di sepanjang hamparan Pulau Jawa. Perjalanan dilanjutkan disejumlah daerah di Indonesia.

Khusus di Sumatera Barat, tim Jelajah Desa melakukan perjalanan selama empat hari. Dimulai dari Padang, lalu menempuh perjalanan ke Padangpariaman, Pariaman, Pasaman Barat, Pasaman, Agam, Bukittinggi dan berakhir di Kabupaten Limapuluh Kota.
Disetiap daerah yang dikunjungi, tim “menyigi” penggunaan dana desa, Bumnag, termasuk kesiapan tenaga ahli, pendamping desa mau pun pendamping lokal desa dalam mengawal desa yang jadi binaan mereka.

Dialog terbuka dilakukan secara transparan. Tak hanya Datuk Febby, sapaan H Febby Datuk Bangso, ... Baca halaman selanjutnya