Badai Debu Raksasa Mars Ancam Bajak NASA

"Hal itu bisa menyebabkan kendaraan menjadi tidak aktif dan tidak responsif"
Ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF - Badai debu yang sangat besar mungkin akan segera mengelilingi Mars dan mengancam salah satu penjelajah NASA di permukaan planet. Hal itu bisa menyebabkan kendaraan menjadi tidak aktif dan tidak responsif di sebuah situs yang disebut Perseverance Valley kata pejabat badan antariksa AS.

Para pejabat optimis bahwa rover yang dibangun untuk beroperasi selama tiga bulan telah berkembang di Mars sejak Januari 2004 akan mampu bertahan dan melanjutkan misi ilmiahnya.

John Callas, manajer proyek Peluang di NASA Jet Propulsion Laboratory di California, mengatakan bahwa rover bertenaga surya dengan matahari yang terhapus oleh badai debu semakin meluas telah menelan seperempat Mars dan tidak lagi menanggapi perintah. Robot penjelajah roda enam mengandalkan listrik yang panel suryanya dihasilkan dari sinar matahari.

"Tim proyek sangat prihatin dengan keadaan darurat pesawat ruang angkasa. Harapan kami pada titik ini adalah bahwa bajak telah tertidur dalam mode daya rendah. Itu akan tetap dalam mode daya rendah sampai ada cukup energi untuk mengisi baterai kembali di atas batas tertentu," kata Callas.

Dilansir dari laman reuters, Mars yang dingin dan sunyi, dengan atmosfernya yang tipis dan kondisi gurun, rentan terhadap badai debu yang bisa berlangsung berbulan-bulan. Selain kehilangan daya listrik, ada kekhawatiran tentang kondisi dingin, meskipun Callas mengatakan Peluang harus tetap di atas suhu operasi minimum yang diizinkan untuk jangka panjang.

“Jadi kita harus bisa keluar dari badai. Ketika langit cerah dan bajak mulai berkuasa, ia harus mulai berkomunikasi dengan kami, ”katanya.