Rakik-rakik, Tradisi Unik Kenagarian Maninjau Meriahkan Malam Takbiran

"Tradisi Rakik-rakik sudah lama dijalankan masyarakat Maninjau"
Tradisi Rakik-rakik Maninjau (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

AGAM, KLIKPOSITIF -- Walaupun diiringi gerimis, tidak menyurutkan semangat masyarakat di Kenagarian Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam menggelar tradisi Rakik-Rakik yang merupakan salah satu tradisi Anak Nagari dalam memeriahkan malam takbiran menjelang hari Raya Idulfitri 1439 Hijriyah.

Dalam tradisi ini, ada rakik (rakit) dari bambu yang dipersiapkan di kawasan Danau Maninjau. Pada bagian Rakik-rakik dirancang seperti rumah adat, yang pada bagian tengah terdapat hiasan miniatur Rumah Gadang dan Masjid yag diberi lampu dari bambu sebagai penerangan. Dibagikan kiri dan kanan juga diberi hidayah rumah adat pada rakik yang diperkirakan berukuran 5x6 meter tersebut.

Suasana makin terasa meriah dan sakral, ketika takbir berkumandang. Pertunjukan gendang tambua tasa semakin memantapkan acara tersebut, bahkan lebih meriah dari perayaan malam pergantian tahun.

Pantauan KLIKPOSITIF, ribuan masyarakat menyaksikan pergelaran tersebut ditambah semangat membara para pemukul gandang tasa dari kalangan remaja. Rakik makin lama makin ke tengah, namun kelap-kelip lampu masih tampak dari kejauhan.

Wali Nagari Maninjau, Alfian menjelaskan tradisi Rakik-rakik sudah lama dijalankan masyarakat Maninjau, termasuk masyarakat Salingka Danau Maninjau di kenagarian lain. Bahkan sejak zaman penjajahan dulu dan berkembang sampai sekarang.

Menjelang malam takbiran, para pemuda membuat rakik (rakit) bambu dihiasi lampu obor dan lampion, sehingga terlihat indah dan megah di perairan danau.

Rakik-Rakik berlayar di danau, sekali-sekali terdengar dentuman meriam bambu. Itu, menurut para sesepuh, merupakan lambang perlawanan terhadap penjajah. Dentuman meriam bambu itu diibaratkan tembakan meriam terhadap penjajah.

"Malam ini sudah turun dua Rakik dari Jorong Pasa Maninjau dan Kukuban. Satu lagi dari Jorong Gasan belum turun," ungkapnya.

Reni (26) salah seorang pengunjung mengatakan, kesempatan ... Baca halaman selanjutnya