Belasan Warga Suku Anak Dalam Mengemis di Jalur Bukittinggi-Payakumbuh

"Hampir setengah dari rombongan itu, terdiri dari anak-anak usia 10 tahun ke bawah"
Sejumlah warga Suku Anak Dalam terpantau berada di jalur Bukittinggi-Payakumbuh (KLIKPOSITIF/Hatta Rizal)

AGAM, KLIKPOSITIF -- Belasan orang yang mengaku berasal dari Suku Anak Dalam Jambi, terpantau berada di Dekat SPBU Simpang Canduang, Agam-Sumbar atau Jalan Raya Bukittinggi-Payakumbuh sebelum Pasar Baso, Sabtu 16 Juni 2018 siang.

Pantauan KLIKPOSITIF, belasan Suku Anak Dalam tersebut mengemis atau meminta uang kepada pengendara dengan menggunakan ember kecil berikut kertas karton bertuliskan Suku Anak Dalam.

Hampir setengah dari rombongan itu, terdiri dari anak-anak usia 10 tahun ke bawah.

"Kami sudah seminggu berada di sini. Kami semua ada 12 orang," sebut salah satu diantara rombongan Eca, Sabtu 16 Juni 2018.

Eca menyebut, mereka berada di daerah tersebut setelah menempuh perjalanan panjang dari hutan tempat tinggalnya di kawasan Taman Nasional Bukit Duabelas Jambi.

"Dari Jambi sebulan silam, lanjut ke Padang dan sampai di sini," sambung Eca yang juga menyebut mereka tinggal sementara di pinggir areal persawahan warga tak jauh dari SPBU Simpang Canduang.

Eca tak menyebut kenapa mereka harus keluar dari hutan tempat mereka bernaung. Hanya saja Eca mengatakan bahwa tujuan mereka selanjutnya adalah Pekanbaru.

Eca pun hanya diam saat ditanyai apakah hari ini mereka akan melanjutkan perjalanan atau masih menetap di sekitar lokasi tempat mereka mendirikan tenda sementara.

[Hatta Rizal]