Anggota DPR RI Dipolisikan karena Kasus Penganiayaan

"Kejadian itu terjadi pada Minggu 10 Juni lalu sekitar pukul 21.00-22.00 WIB"
Ilustrasi (Net)

NASIONAL, KLIKPOSITIF -- Seorang anggota DPR RI atas nama Herman Heri dilaporkan ke Mapolres Jakarta Selatan atas pengeroyokan terhadap korban RKY pada Kamis 21 Juni 2018.

Herman beserta ajudannya diduga telah melakukan tindak pidana pengeroyokan dan penganiayaan terhadap RKY beserta istri dan dua anaknya yang berusia 3 tahun dan 12 tahun.

Kejadian itu terjadi pada Minggu 10 Juni lalu sekitar pukul 21.00-22.00 WIB. Saat itu korban yang sedang berkendara di tilang polisi karena masuk jalur busway. Mobil pelaku juga masuk di jalur busway tepat di belakang mobil korban.

Pengacara korban, Febby Sagita mengatakan tiba-tiba pelaku turun dari mobil dan memukul korban tanpa alasan yang jelas.

Karena tidak terima atas perlakuan pelaku, korban mencoba membalas pukulannya, namun ajudan pelaku ikut turun dan ikut menganiaya korban.

"Tidak lama keluar pelaku bersama ajudannya. Dengan sombong dan arogan dia ngomong,'mau apa kamu?' Tapi sambil main tangan ke korban dan keluarganya," kata Febby Sagita kepada Suara.com-jaringan Klikpositif News Networkk (KPNN).

Febby mengatakan istri korban turut mendapatkan penganiayaan dari pelaku. Istri korban yang mencoba melerai ikut dipukul oleh ajudan pelaku.

"Kedua anak korban menangis di dalam mobil melihat kedua orang tuanya dianiaya oleh Anggota DPR-RI tersebut," jelasnya.

Korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Jakarta Selatan, namun pihak kepolisian baru bisa menindaklanjuti perkara tersebut pada hari ini.

"Kami telah kumpulkan bukti berupa foto visum, Nomor laporan LP/1076/VI/2018/RJS, dan foto mobil," tutur Febby.

Febby mengatakan siang ini, bersama korban akan kembali ke Mapolres Jakarta Selatan untuk tindak lanjut perkara tersebut.

"Nanti siang pukul 13.00 WIB kita akan ke Mapolres Jakarta Selatan untuk tindak lanjut perkara serta membawa bukti-bukti tersebut," tandasnya kemudian.(*)