Arus Lalulintas Saat Lebaran di Bukittinggi Dinilai Lebih Baik dari Tahun Lalu

"Rekayasa lalulintas yang dilakukan pihak kepolisian bersama pihak terkait cukup efektif"
Ilustrasi kemacetan di Kota Bukittinggi (KLIKKPOSITIF/Hatta Rizal)

BUKITTINGGI, KLIKPOSITIF -- Kepolisian Resor Bukittinggi menilai bahwa kondisi lalulintas di Kota Bukittinggi pada musim Lebaran 2018 lebih baik dari tahun sebelumnya.

Hal itu dikatakan oleh Kapolres Bukittinggi, AKBP Arly Jembar Jumhana. Menurut dia, rekayasa lalulintas yang dilakukan pihak kepolisian bersama pihak terkait cukup efektif.

Rekayasa lalulintas yang dilakukan oleh pihak kepolisian adalah di simpang Padang Lua, dan Simpang Baso, Kabupaten Agam-wilayah hukum Polres Bukittinggi.

"Kita rekayasa satu jalur, begitupun di dalam Kota Bukittinggi, kita juga berlakukan hal serupa, itu bisa mengatasi kemacetan walau jumlah kendaraan sangat banyak," katanya saat evaluasi pengamanan jalur lintas saat arus mudik-balik Lebaran 2018 di Mapolres.

Kendati sukses mengatasi kemacetan dibanding tahun 2017, Kapolres merekomendasikan Pemda dan Pemangku Kepentingan untuk melakukan terobosan agar kemacetan tahun depan bisa diatasi lebih baik.

"Titik-titik kemacetan berada di pasar tumpah, SPBU, objek wisata dan parkir yang semuanya di pinggir jalan, itu harus ada terobosan agar bisa mengatasinya," ucap Arly.

Dibanding daerah lain, wilayah hukum Polres Bukittinggi memang sangat sibuk sebab berada di perlintasan arus kendaraan dari Padang-Pekanbaru dan Padang-Medan.

Di samping itu, Bukittinggi juga merupakan daerah tujuan utama wisata di Sumatera Barat sehingga arus kendaraan sangat besar melintasi daerah ini.

"Tahun sekarang lebih baik, lebih teratur," pungkasnya kemudian.

Untuk diketahui, Kota Bukittinggi merupakan kota salah satu tujuan destinasi masyarakat untuk mengisi libur lebaran. Selain untuk berwisata, kondisi lalulintas di kota ini selalu menjadi sasaran kemacetan sebab kota itu merupakan perlintasan arus mudik-balik.

[Hatta Rizal]