KPU Sawahlunto Musnahkan Surat Suara Rusak

"Surat suara tersebut dimusnahkan karena terdapat kerusakan, salah cetak dan tidak jelas gambarnya"
KPU Sawahlunto memusnahkan surat suara yang rusak, berlebih dan tak terpakai. (KLIKPOSITIF/Muhammad Haikal)

SAWAHLUNTO, KLIKPOSITIF -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sawahlunto memusnahkan 5.272 surat suara yang rusak dan berlebih di Halaman Kantor KPU Kota Sawahlunto, Selasa 26 Juni 2018. Pemusnahan tersebut dipimpin oleh Kapolres Sawahlunto, AKBP Zamroni Wibowo dan Ketua KPU Kota Sawahlunto, Afdhal.

"Surat suara tersebut dimusnahkan karena terdapat kerusakan, salah cetak dan tidak jelas gambarnya," kata Afdhal.

Dia menambahkan, surat suara rusak ditemukan saat pemilihan, ketika ditemukan total surat suara yang rusak KPU Kota Sawahlunto mengajukan permohonan penggantian ke KPU RI. Surat suara tersebut dicetak di Kota Kudus, Jawa Tengah yang telah ditunjuk oleh KPU.

"Saat pemilihan ditemukan 5.271 surat suara yang rusak dan saat pengajuan pencetakan kembali ditemukan 1 surat berlebih. Jadi total yang dimusnahkan 5.272," jelasnya.

Pemusnahan surat suara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam), anggota KPU Sawahlunto dan dipimpin oleh Kapolres Sawahlunto AKBP Zamroni Wibowo serta Ketua KPU. Masyarakat pun antusias menyaksikan pemusnahan tersebut.

Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Sawahlunto sendiri diikuti oleh tiga pasangan calon (Paslon). Paslon nomor urut 1 yakni, Fauzi Hasan dan Dasrial Ery (Partai Demokrat dan PDIP). Paslon nomor urut 2, Ali Yusuf dan Ismed (Partai Golkar, PKPI dan PKS). Paslon nomor urut 3, Deri Asta dan Zohirin Sayuti (PAN, PPP, dan Partai Nasdem).

Lokasi pemilihan pun terdiri dari 130 tempat pemungutan suara (TPS) dengan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) Kota Sawahlunto sebanyak 44.592 yang tersebar di empat kecamatan yaitu, Kecamatan Silungkang (7.733), Kecamatan Lembah Segar (9.737), Kecamatan Barangin (13.502) dan Kecamatan Talawi (13620).

[Muhammad Haikal]