Kondisi Terkini Kelok 44 Agam Pasca Dihantam Longsor

Longsor di kawasan Kelok 44
Longsor di kawasan Kelok 44 (BPBD Agam for KLIKPOSITIF)

AGAM , KLIKPOSITIF -- Pasca diterpa longsor dan pohon tumbang pada Selasa malam dan Rabu dini hari tadi, pagi ini sekitar pukul 09.30 wib kondisi Jalur Kelok 44 mulai lancar dilalui kendaraan setelah material longsor berupa tanah dan pohon tumbang dievakuasi.

Petugas Pusdalops BPBD Agam Lukman menyebut, sejak semalam ada tiga kejadian bencana di jalur Bukittinggi-Lubuk Basung tersebut.

baca juga: Jalan Alternatif Padang-Bukittinggi Via Malalak Sudah Bisa Dilewati Kendaraan

Kejadian pertama dan kedua terjadi pada pukul 20.30 wib Selasa 26 Juni 2018 di Kelok 6 dan 7 berupa longsor dan jalan terban. Hal ini sempat mengganggu akses jalan sebab diberlakukan sistem buka tutup. Lokasi kejadian berada di Jorong Pasa Maninjau, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya.

Kejadian ketiga, terjadi pada pukul 00.15 Wib Rabu 27 Juni 2018, tepatnya di Kelok 3,masih di Jorong Pasa Maninjau, terjadi longsor dengan membawa material pohon tumbang yang mengakibatkan akses terputus total sebab menutupi jalan sepanjang 15-25 meter dengan ketinggian antara 1,5-2,5 meter.

baca juga: Satgas Bencana BUMN Sumbar Salurkan Bantuan Penanganan COVID-19 kepada Pemkab Agam

"Setelah dilakukan pembersihan, sudah bisa dilewati kendaraan dengan sistem buka tutup pada pukul 04.05 wib. Cuaca buruk sempat membuat pembersihan tertunda,"ucapnya.

Pagi ini, setelah cuaca membaik pembersihan dilanjutkan dan jalan sudah bisa dibersihkan.

baca juga: Jalan Alternatif Padang-Bukittinggi Kembali Longsor, Akses Jalan Putus

"Saat ini bisa dilalui kendati mobil tak bisa berpapasan di lokasi. Hari ini akan dituntaskan"pungkasnya.

Sementara, Kalak BPBD Agam Lutfi mengatakan masih ada potensi longsor susulan di jalur tersebut, untuk itu ia mengimbau pengendara tetap waspada.

baca juga: Kondisi Terkini Longsor di Batipuh Selatan Tanah Datar

" Bencana bisa terjadi kapan saja dan dimana saja, sehingga meningkatkan kewaspadaan itu mutlak terlebih di kawasan rawan,"imbau Kalak

[Hatta Rizal]

Penulis: Rezka Delpiera