Asteroid Sebesar Menara Petronas Diprediksi Menuju Bumi

"Dampaknya akan melepas energi setara dengan 1450 megaton TNT"
NASA membandingkan ukuran asteroid Bennu dengan bangunan-bangunan besar yang ada di bumi. (internet)

KLIKPOSITIF -- Bennu, asteroid berukuran besar dilacak oleh NASA sedang bergerak meluncur dengan garis edar yang hampir menuju bumi. Para ilmuwan prihatin ini mempunyai kemungkinan bisa saja menabrak bumi dalam waktu dekat.

Dilansir dari hitekno, para ilmuwan meneliti seberapa besar ancaman astroid ini terhadap bumi. Setidaknya, setengah lusin asteroid melewati bumi selama bulan tertentu. Namun, Bennu menarik perhatian karena ukurannya yang besar.

Asteroid Bennu memiliki diameter sebesar 492 meter. Yang lebih mengejutkan, asteroid ini mempunyai garis edar yang dekat dengan Bumi. Ukuran Bennu lebih besar dari bangunan Empire State di Amerika dan Menara Eiffel di Perancis, hampir sama dengan Menara Petronas Malaysia.

Jika asteroid raksasa ini menabrak bumi akan melepaskan banyak kekacauan dan menghasilkan kehancuran. Para ilmuwan memperingatkan jika itu terjadi, maka efeknya akan memusnahkan kehidupan sejauh puluhan kilometer.

Para astronom yang meneliti lintasan Bennu telah menghitung dampak potensial asteroid itu. Bennu akan melepaskan energi tiga kali lebih besar daripada semua senjata nuklir yang diledakkan sepanjang sejarah.

Dante Lauretta, profesor Planetary Science di Lunar and Planetary Laboratory University of Arizona, mengatakan, “Asteroid akan menghantam permukaan Bumi dengan kecepatan 12,1 km/detik atau lebih dari 27.000 mil per jam,".

Dampaknya akan melepas energi setara dengan 1450 megaton TNT. Sebagai perbandingan bom fusi yang digunakan dalam perang Dunia II memiliki pelepasan energi sekitar 20 kiloton TNT dan Tsar Bomba Rusia memiliki kekuatan sekitar 50 megaton.

Sebenarnya, peluang Bennu menghantam Bumi relatif tipis hanya sekitar satu dalam 2,700 atau 0,037 persen. Namun, asteroid tersebut salah satu benda langit potensial yang bisa menabrak Bumi di Tabel Risiko Sentry NASA. (*)