PSU di TPS 10 Kampung Jua, Pasangan Emzalmi-Desri Ayunda Raih 14 Suara

Panitia KPPS di TPS 10 Kampung Jua tengah melakukan proses penghitungan suara di PSU Pilkada 2018 Kota Padang
Panitia KPPS di TPS 10 Kampung Jua tengah melakukan proses penghitungan suara di PSU Pilkada 2018 Kota Padang (Riki S/Klikpositif)

PADANG, KLIKPOSITIF - Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah-Hendri Septa, menang besar pada Pemungutan Suara Ulang ( PSU ) yang digelar di TPS 10 Kelurahan Kampung Jua, Kecamatan Lubeg, Kota Padang , Minggu, 1 Juli 2018.

Pasalnya, pada PSU yang mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian, termasuk Panwas Kota Padang itu, perolehan suara Mahyeldi Ansharullah-Hendri Septa berjumlah 196. Sedangkan pasangan Emzalmi-Desri Ayunda hanya memperoleh 14 saura.

baca juga: 39 Persen Pasien Positif COVID-19 di Kota Padang Telah Dinyatakan Sembuh

Baca:  KPU Kota Padang : PSU di Kampung Jua Merupakan Prinsip-prinsip Demokrasi di Tingkat TPS

Informasi yang dihimpun KLIKPOSITIF .com dari petugas KPPS TPS 10 Kampung Jua diketahui bahwa di TPS 10 Kampung Jua terdapat 447 Daftar Pemilih Tetap (DPT). Namun, jumlah pemilih yang menyalurkan hak suaranya pada PSU calon Walikota dan Wakil Walikota Padang di TPS 10 tersebut, hanya 210 pemilih.

baca juga: Kabar Baik, Penambahan Positif Corona di Sumbar Nihil per 29 Mei

Menurut petugas KPPS di TPS tersebut, jumlah partisipasi pemilih menurun sangat signifikan dibandingkan pada pemungutan suara di Pilkada 27 Juni kemarin yang berjumlah 306 orang pemilih dari 447 pemilih yang terdaftar pada Daftar Pemilihan Tetap (DPT) di TPS 10.

Namun, apa yang menyebabkan sehingga terjadinya penurunan partisipasi pemilih pada PSU di TPS 10 Kampung Jua, petugas itu belum bisa menjelaskan. "Kalau soal itu kami kurang tahu, yang jelas penyusutan pemilih cukup tajam," kata salah seorang petugas KPPS di TPS 10 Kampung Jua, Yunita saat ditemui usai penghitungan suara, Minggu sore 

baca juga: HBT dan Masyarakat Tionghoa Peduli Serahkan Bantuan Insinerator untuk Kota Padang

Ia juga mengatakan bahwa pada perolehan suara untuk pasangan Mahyeldi Ansharullah-Hendri Septa di TPS 10 pada Pilkada 27 Juni kemarin juga mendominasi. "Pada Pilkada kemarin, perolehan suara untuk Mahyeldi Ansharulla-Hendri Septa juga sangat banyak, yaitu berjumlah 256 orang. Sedangkan untuk pasangan Emzalmi-Desri Ayunda sebanyak 48 orang," ujarnya.

Sementara itu, Divisi Hukum KPU Kota Padang Riki Eka Putra mengatakan bahwa PSU di TPS 10 ini dilakukan karena terjadinya proses cek in balance, dan PSU ini merupakan wujud dari terlaksananya prisnsip-prinsip demokrasi di tingkat TPS. Artinya, ada pengawasan yang dilakukan oleh jajaran Panwaslu di Kelurahan Kampung Jua, khususnya di TPS 10.

baca juga: DPR dan Pemerintah Sepakat Pilkada Serentak Digelar 9 Desember 2020

"Di samping itu, PSU ini digelar karena juga ada niat baik dalam penyelenggaraan Pilkada, dalam hal ini KPPS untuk melakukan evaluasi kinerja. Dalam demokrasi ini hal yang lumbrah dan tentunya ini akan jadi pelajaran bagi penyelenggaraan pemilu berikutnya," kata Riki.

Seperti diketahui, KPU Kota Padang melakukan PSU di TPS 10 Kampung Jua, Lubeg, karena adanya dugaan pelanggaran, yaitu tiga orang pemilih melakukan pemilihan di TPS 10. Padahal ketiga pemilih itu tidak masuk dalam DPT di TPS 10 tersebut, maupun di TPS lain di Kota Padang .

Namun demikian, KPU Kota Padang memastikan bahwa dugaan pelanggaran tersebut bukan kecerobohan dari petugas KPPS TPS 10 Kampung Jua, karena ketiga pemilih itu juga berdomisili sejak lama di kawasan TPS 10.

Hanya saja, alamat KTP ketiga pemilih itu bukan di Kampuang Jua, tapi di daerah lain yang masih berada di Kota Padang . Namun, ketiganya pada saat pemungutan suara 27 Juni kemarin, juga telah membuat surat pernyataan untuk tidak mencoblos di TPS lain.(*)

Penulis: Riki S