Seorang Mahasiswa Ditangkap Usai Jemput Ekstasi di Lapas Padang Pariaman

"Sejauh ini, pihak kepolisian masih melakukan pengembangan"
Ilustrasi tersangka pengedar narkoba yang dijaga ketat oleh pihak kepolisian (KLIKPOSITIF/Halbert Chaniago)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumbar menangkap seorang pemuda berinisial BA (22) karena diduga terlibat praktek peredaran narkoba. Tersangka ditangkap pada Selasa, 26 Juni 2018 lalu.

Pemuda yang diketahui merupakan seorang mahasiswa Fakultas Hukum di salah satu Universitas di Jakarta itu ditangkap usai mengambil narkoba jenis sabu-sabu dan dua butir pil ekstasi di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Padang Pariaman.

Dirresnarkoba Polda Sumbar, Kombes Pol Kumbus KS mengatakan, penangkapan tersebut dilakukan berdasarkan laporan masyarakat yang menjelaskan bahwa adanya praktek transaksi narkoba.

"Tersangka kami amankan di halaman sebuah Restoran yang berada di daerah Tabing, Kecamatan Koto Tangah, Padang," kata Kumbul, Senin, 2 Juli 2018.

Saat ditangkap, pemuda tersebut kata Kumbul, tidak melakukan perlawanan sama sekali, dan tersangka sendiri mengakui bahwa dua jenis barang haram tersebut merupakan milik salah seorang rekannya yang tengah mendekam di Lapas Padang Pariaman.

Bermodal pengakuan tersangka, pihak kepolisian langsung memburu si pemilik sabu-sabu dan ekstasi di ke Lapas. Alhasil, begitu di Lapas, narapidana berinisial AOP (22) ditangkap.

"Hanya saja saat di Lapas kami tidak menemukan barang bukti lain. Napi itu merupakan tahanan atas kasus pencabulan," ungkap Kumbul.

Sejauh ini, pihak kepolisian masih melakukan pengembangan lebih jauh soal keterlibatan BA serta sumber barang yang di tangan AOP.

Untuk tersangka sendiri, tersangka akan dijerat dengan pasal 112 dan 114 Undang-Undang narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati.

[Halbert Chaniago]