Nekat Buat Uang Palsu, 4 Warga Sijunjung Dibekuk Polisi

"Pelaku juga mengedarkan uang palsu tersebut"
Kapolres Solok kota AKBP Dony Setiawan bersama jajaran memperlihatkan Barang Bukti uang palsu yang diamankan dari para pelaku (KLIKPOSITIF/Syafriadi)

SOLOK, KLIKPOSITIF -- Tergiur uang banyak, empat pemuda tanggung asal Kabupaten Sijunjung nekat membuat dan mengedarkan uang palsu (Upal). Keempat pelaku berhasil diciduk Personil Polres Solok Kota di dua tempat berbeda, Minggu 1 Juli 2018 kemarin.

Para pelaku diantaranya berinisial AF (17) warga Kelurahan Nagari Limo Koto, Kecamatan Koto Tujuh. Pria yang masih berstatus pelajar itu berperan sebagai pembuat atau pemalsu.

Kemudian tiga pelaku lainnya berperan sebagai pengedar yakni FAC (18) warga Kelurahan Palalaur Kecamatan Koto Tujuh, JF (15) warga Kelurahan Nagari Limo Koto Kecamatan Koto Tujuh dan TAP (20) warga Kelurahan Palalaur Kecamatan Koto Tujuh Kabupaten Sijunjung.

Dua tersangka yakni FAC dan TAP diamankan di kawasan Ampang Kualo Kelurahan Kampung Jawa Kota Solok. Sementara dua lainnya diamankan di kawasan Tanjung Ampalu Kelurahan Limo Koto, Kabupaten Sijunjung dihari yang sama.

"Dari tangan para tersangka, kami menyita upal kertas pecahan 100 ribu sebanyak 184 lembar atau senilai Rp18.400.000," ungkap Kapolres Solok kota AKBP Dony Setiawan, Senin 2 Juli 2018.

Selain upal senilai 18,4 juta dan uang asli hasil tukar atau belanja senilai Rp362.000, petugas turut mengamankan 1 perangkat PC yang terdiri dari CPU, 1 Monitor, Keyboard serta mouse, berikut satu unit printer yang digunakan untuk mencetak uang.

"Satu orang lainnya yakni pelaku (Ad) masih buron dan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO)," terang Kapolres sembari memperlihatkan barang bukti uang yang diamankan.

Tersangka AF dijerat dengan pasal 36 ayat 1 UU nomor 7 tahun 2011 tentang mata uang dengan ancaman pidana kurungan maksimal selama 10 tahun penjara. Sedangkan tiga lainnya dijerat dengan pasal 36 ayat 3 pasal jo pasal 244 KUHP dengan ancaman pidana kurungan maksimal 15 tahun penjara.

[Syafriadi]