Ini Kronologis Penangkapan Pelaku Pembuat Uang Palsu di Solok

"Pelaku membeli rokok di warung menggunakan uang palsu"
Para pelaku pembuat dan pengedar uang palsu dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolres Solok Kota (KLIKPOSITIF/Syafriadi)

SOLOK, KLIKPOSITIF -- Petualangan empat pemuda tanggung asal Kabupaten Sijunjung yang nekat membuat dan mengedarkan uang palsu (upal) akhirnya dihentikan Polres Solok Kota.

Penangkapan keempat pelaku berawal ketika tersangka berinisial FAC (18) dan TAP (20) berbelanja menggunakan uang palsu pecahan 100 ribu di salah satu warung di kawasan Ampang Kualo Kota Solok, Minggu 1 Juli 2018 sore.

Mulanya, pemilik Warung Ijal (34) tidak menyadari kalau uang yang diberikan kedua pelaku merupakan uang palsu lantaran sepintas mirip dengan uang asli.

"Pada saat itu, tersangka membeli rokok dengan harga Rp23 ribu dengan memberikan uang palsu nominal 100 ribu,"sebut Kapolres Solok kota AKBP Dony Setiawan, Senin 2 Juli 2018 di Mapolres Solok Kota.

Pemilik warung awalnya tidak menaruh curiga. Usai menerima kembalian uang, kedua tersangka langsung pergi. Namun alangkah terkejutnya pemilik warung saat memperhatikan uang yang diberikan tersangka.

"Setelah tersangka pergi, pemilik warung kemudian mengecek ulang uang yang diberikan sebab berbeda dengan uang seratus ribu lainnya, warnanya buram dan kertasnya sangat berbeda dengan uang yang dimiliki," terang Kapolres didampingi Wakapolres dan jajaran.

Setelah memastikan uang tersebut palsu, korban lansung melaporkan kejadian itu pada Polres Solok Kota dan menginformasikan ciri pelaku. Mendapati laporan itu, personil Satreskrim Polres Solok Kota langsung melakukan pengejaran.

Alhasil, tidak berselang lama, kedua tersangka berhasil ditemukan petugas di kawasan Ampang Kualo saat tengah berkendara dan langsung dicegat dan ditangkap petugas.

Dari hasil pengembangan, dibantu Polres Sijunjung, petugas Polres Solok Kota berhasil mengamankan dua orang lainnya yakni AF (17) dan JF (15) di kawasan Tanjung Ampalu Kelurahan Limo Koto, Kecamatan Koto Tujuh Kabupaten Sijunjung. Sementara satu pelaku lainnya Ad, masih buron.

Dari tangan para tersangka, ... Baca halaman selanjutnya