Gunung Agung Erupsi, Warga Dievakuasi

"Erupsi tersebut menimbulkan kepanikan warga"
Erupsi Gunung Agung mengeluarkan lava pijar (Istimewa)

NASIONAL, KLIKPOSITIF -- Gunung Agung, Karangasem, Bali kembali erupsi dengan mengeluarkan lava pijar yang disertai dengan kolom abu yang mencapai 2000 meter pada Senin, 21:04 WITA.

Erupsi tersebut menimbulkan kepanikan warga. Kepala Basarnas Bali, Ketut Gede Ardana mengatakan, kepanikan tersebut juga sempat menimbulkan kemacetan.

Dengan kondisi seperti itu, tim Basarnas kemudian mengambil langkah dengan mengevakuasi warga menggunakan sebuah truk.

"Personel di Pos SAR Buleleng juga sudah siap dan akan bergerak ke arah Kubu untuk membantu evakuasi warga dan tim rescue di Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar yang berada di Jimbaran juga siap untuk dikerahkan," katanya dikutip dari Suara.com-jaringan Klikpositif.com.

Kendati demikian, ia meminta warga agar tetap hati-hati dan sigap saat evakuasi agar tidak menimbulkan kekacauan.

"Tetap berhati-hati saat evakuasi mandiri dan mengikuti arahan dari para petugas yang mengatur," sebut dia.

Dari laporan PASEBAYA (Pasemetonan Jagabaya) kobaran api yang terlihat dari kejauhan merupakan dampak dari kebakaran hutan yang mengarah ke timur, yakni Hutan Kedampal.

Sempat terjadi erupsi secara strombolian dengan suara dentuman, lontaran lava pijar teramati keluar kawah mencapai jarak 2 KM.

Meskipun demikian Gunung Agung masih pada level III (siaga) dengan rekomendasi agar tidak melakukan pendakian dan tidak melakukan aktivitas apapun di Zona Perkiraan Bahaya, yaitu di seluruh area di dalam radius 4 km dari Kawah Puncak Gunung Agung.(*)