JISS Sayembara Penulisan Esai JK untuk Nobel Perdamaian

"Pemimpin global yang hebat seperti Mahatma Gandhi, Malala Yousefzai, Martti Ahtisaari dan sebagainya, telah susah payah untuk perdamian dengan mengorbankan hidup nyaman dan masa depan mereka"

KLIKPOSITIF -- Sebagai negara majemuk, Indonesia memiliki sejarah konflik sosial yang banyak menimbulkan kerugian. Kita mengingat betapa konflik sosial tidak pernah berujung kesejahteraan. Meninggalkan zona nyamannya, Jusuf Kalla menginisiasi dialog perdamaian dan berani ‘pasang badan’ untuk terwujudnya perdamaian di tiga konflik itu. Meski menjadi sejarah penting bangsa Indonesia, pengalaman penanganan konflik tersebut belum banyak dikaji dan dikontekstualisasikan secara mendalam.

Karena itu, Jenggala Institute for Strategic Studies (JISS) dengan didukung oleh Perhimpunan Pelajar Indonesia Dunia (PPI Dunia) menyelenggarakan sayembara penulisan esai untuk mengulas kembali pengalaman penanganan konflik dan pewujudan perdamaian (peacemaking) di Indonesia.

CEO Jenggala Institute for Strategic Studies, Muhamad Rosyid Jazuli, menyatakan, pada dasarnya kita sebagai bangsa selalu menginginkan kehidupan yang damai di mana tidak seorang pun harus diperumit dengan konflik. Kita semua telah melihat orang-orang yang telah berani mengorbankan hidup mereka untuk kedamaian. Salah satunya adalah Jusuf Kalla (JK), Wakil Presiden Indonesia saat ini.


"Pemimpin global yang hebat seperti Mahatma Gandhi, Malala Yousefzai, Martti Ahtisaari dan sebagainya, telah susah payah untuk perdamian dengan mengorbankan hidup nyaman dan masa depan mereka. Banyak dari mereka diberikan Hadiah Nobel Perdamaian, meskipun beberapa belum," katanya.

Ia menambahkan, sebagai negawaran berlatar pengusaha, JK memiliki ribuan alasan untuk hidup bahagia dengan kekayaan mereka yang melimpah. Namun, keberanian dan keteguhannya membawa dia untuk masuk ke dalam konflik berkepanjangan hanya untuk mencapai satu tujuan: perdamaian.

"Beberapa konflik sosial paling buruk di Indonesia, yaitu konflik Ambon dan Poso, serta di Aceh berhasil didamaikan berkat kerja JK," jelasnya.

Dengan jumlah korban jiwa yang besar, konflik-konflik tersebut ... Baca halaman selanjutnya