Nagari di Pasaman Ini Jadi Pilot Project Program Kemendes RI

"Nagari Muaro Sungailolo ditunjuk sebagai pilot project pelaksanaan Program Padat Karya Tunai (PKT) dari Kementrian Pedesaan RI"
Pekerja sedang membangun jalan lingkar Kampung Pintuai di Jorong I Muaro Kecamatan Mapattunggul Selatan, Pasaman. (istimewa)

PASAMAN, KLIKPOSITIF -- Nagari Muaro Sungailolo, Kecamatan Mapattunggul Selatan, Kabupaten Pasaman-Sumbar tahun 2018 ini ditunjuk sebagai pilot project pelaksanaan Program Padat Karya Tunai (PKT) dari Kementrian Pedesaan RI.

Tenaga Ahli Pelayanan Sosial Dasar Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (TA PSD P3MD) Kabupaten Pasaman, Fety Anggreini Dewi mengatakan, saat ini Nagari Sungailolo sudah mulai melaksanakan kegiatan fisik sesuai dengan petunjuk teknis (Juknis) Padat Karya Tunai (PKT) tahun 2018.

"Program PKT yang sudah dilaksanakan di Nagari Muaro Sungai Lolo ini sudah mengacu pada Juknis yakni, sudah adanya Rumah Tangga (RT) miskin, pengangguran/setengah pengangguran dan keluarga yang mempunyai balita memiliki gizi buruk atau stunting," kata Fety pada KLIKPOSITIF, Kamis 5 Juli 2018.

Pada tahun ini, Nagari Muaro Sungailolo ditunjuk sebagai pilot project pelaksanaan Program Padat Karya Tunai (PKT) dari Kementrian Pedesaan RI. "Padat Karya Tunai merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat desa, khususnya yang miskin dan marjinal yang bersifat produktif," sebutnya.

Dijelaskan Fety, pihak nagari juga sudah membuka lowongan pekerjaan di lokasi fisik yang akan dilaksanakan serta telah melakukan musyawarah bersama unsur yang ada dan calon pekerja untuk pelaksanaan fisik. Sebelum pelaksanaan kegiatan fisik, nagari harus mendata tiga poin diatas.

Data ini digunakan untuk prioritas dalam calon pekerja dalam pelaksanaan fisik tersebut. Setelah data itu ada, maka nagari membuka pendaftaran calon pekerja dilokasi kegiatan. "Dari pendaftar untuk pekerjaan fisik tersebut, diutamakan tiga kelompok orang tadi " katanya.

Nagari Muaro Sungai Lolo dalam pelaksanaan kegiatan didampingi oleh Pendamping Desa Pemberdayaan, Defri Yendra dan Pendamping Desa Teknik, Hendra Masta. Di nagari ini dilaksanakan 18 kegiatan dengan sumber dana desa 2018 sebesar Rp. 1.799.844.400.

Dari 18 kegiatan itu, 14 ... Baca halaman selanjutnya