SMS Bisa Bantu Kurangi Kebakaran Hutan dan Lahan, Bagaimana Caranya?

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

NASIONAL, KLIKPOSITIF -- Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bekerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk mengurangi kebakaran hutan dan lahan yang pernah melanda sejumlah daerah di Indonesia pada tahun 2015 lalu.

Langkah kerjasama tersebut dilakukan mengingat saat ini Indonesia akan mengalami musim kemarau yang diprediksi datang lebih awal. Selain itu, hal tersebut juga bagian dari araha Presiden Joko Widodo untuk mengoptimalkan pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

Sebelumnya untuk pemberian peringatan dan informasi deteksi dini kebakaran hutan dan lahan, KLHK telah meluncurkan Sistem Manajemen Peringatan dan Deteksi Dini Kebakaran Hutan dan Lahan.

Baca Juga

Dalam sebuah keterangan resmi, KLHK menjelaskan sistem ini akan membantu masyarakat bisa mengetahui jumlah titik panas dan titik api secara langsung melalui laman  ini .

Namun selain itu, KLHK juga meluncurkan layanan lain yakni Sistem Informasi Kebakaran Hutan dan Lahan Melalui SMS (SMS Blast).

Hal ini dirasa perlu dilakukan melihat peningkatan penggunaan ponsel pintar di masyarakat, sehingga penyampaian informasi lebih efektif dan langsung dapat diakses oleh masyarakat.

Sistem informasi melalui SMS Blast ini, mampu memberikan edukasi bagi masyarakat untuk melakukan pencegahan kebakaran hutan dan lahan yang ada di daerah mereka, terutama yang berada di kawasan pelaksanaan ajang ini, seperti Provinsi Riau, dan Jambi.

Adapun teknis pengiriman SMS Blast ini, adalah sebagai berikut, pengiriman SMS akan dilakukan sesuai yang telah diatur dalam petunjuk teknis yang telah disepakati, dimana dilakukan untuk kebutuhan peringatan memasuki musim kemarau (Elnino), serta peringatan terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Dalam hal ini KLHK berperan sebagai pemberi berita, dan Kemen Kominfo berperan sebagai fasilitator kepada tiap operator, dan selanjutnya operator akan mengirimkan pesan kepada masyarakat umum.

Untuk pengiriman SMS pun, kedua kementerian tersebut telah menggandeng enam perusahaan penyedia layanan jaringan kartu telepon genggam. Enam perusahaan itu adalah Telkomsel, Indosat Ooredoo, XL Axiata, Hitchison 3 Indonesia, dan Sampurna Telekomunikasi Indonesia.

Melalui kerjasama ini, KLHK berharap untuk mengajak masyarakat, sementara itu pihak Kemen Kominfo akan menyediakan sistem penyebarluasan informasi pengendalian kebakaran hutan dan lahan, pendampingan dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di wilayah rawan karhutla, untuk melakukan tindakan mitigasi dan pelaporan titik panas dan titik api. Serta penyediaan akses informasi pengendalian karhutla yang dapat diakses oleh jaringan telekomunikasi dan lembaga penyiaran.(*)

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa | Editor: -