Aqua Dwipayana Motivasi Civitas Akademika UNP

Aqua Dwipayana, motivator sekaligus penulis buku The Power of Silaturrahmi, kembali tampil di Universitas Negeri Padang (UNP)
Aqua Dwipayana, motivator sekaligus penulis buku The Power of Silaturrahmi, kembali tampil di Universitas Negeri Padang (UNP) (Ist)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Aqua Dwipayana, motivator sekaligus penulis buku The Power of Silaturrahmi, kembali tampil di Universitas Negeri Padang ( UNP ). Sejak awal Juli, mantan wartawan Jawa Pos tersebut sudah tiga kali berbagi dengan civitas akademika di kampus tersebut.

Jika sebelumnya tampil sekali, tapi Senin (9/7), ia tampil dua sesi sekaligus. Diawali berbagi dengan 94 dosen non PNS di lingkungan UNP yang mengikuti latihan prajabatan. Pelatihan yang dimulai pukul 10.00 wib tersebut berlangsung hingga siang.

baca juga: Jemaah Lunas Bipih Berangkat Tahun Depan

Selepas itu, sebanyak 720 orang tenaga kependidikan sudah menunggu di auditorium utama UNP . Mereka sharing perihal Komunikasi dan Motivasi. Kedua agenda itu berlangsung lebih dari lima jam.

"Pak Aqua ini motivator ulung yang selama ini telah memotivasi banyak orang. Kehadiran beliau di sini agar dioptimalkan," ungkap Syahril, Wakil Rektor II, saat membuka acara tersebut. Sang Rektor, Prof Ganefri sedang berada di Jakarta.

Aqua membuktikan ucapan wakil rektor tersebut. Ia tampil sangat memukau. Waktu berlalu terasa sangat cepat. Audien sangat antusias untuk bertanya mau pun turut berbagi tentang materi yang diberikan.
Aqua Dwipayana asal Ranah Minang ini tak kehilangan akal untuk menghilangkan kantuk audiennya. Ia menampilkan vidio-vidio yang unik untuk menghilangkan kejenuhan pegawai UNP sekaligus menyemangati audiennya.

baca juga: DPR : Penerapan New Normal Tetap di Tangan Pemerintah, Bukan Militer

Ia memaparkan perubahan yang mesti dilakukan pegawai UNP demi mewujudkan visi dan misi itu. Diantaranya, pegawai selingkungan UNP mesti peduli dengan UNP , mengikuti tupoksi pimpinan, tidak mau makan gaji buta dan belajar lebih baik, kerja kreativ dan bersemangat mendukung kinerja pimpinan. Sementara dari efisensi matikan listri sehabis bekerja dan tidak main game terus.

Usai memaparkan presentasinya, Aqua Dwipaya memberikan reward bagi pegawai Tendik yang berinteraksi dengannya. Aqua memberikan hadiah buku plus sekedar uang pulsa agar mendongkrak semangat pegawai Tendik untuk bertanya.

baca juga: Ditanya Pernah Dukung Prabowo, Ini Jawab Ustaz Somad

“Jika ada yang masih mau berdiskusi atau menanyakan hal-hal lain seputar komunikasi dan motivasi, silakan lewat WA saja,” kata Aqua sembari menyebutkan nomor kontaknya tersebut.

Ia melakukan hal tersebut bukan tanpa alasan. Sesi yang diberikannya, berlalu terasa sangat cepat. Rasa itu terjadi karena sharing tersebut berlangsung sangat cair, tidak seperti diskusi yang biasa dilakukan, tetapi lebih berbentuk sharing dan mudah dicerna peserta. Pertanyaan datang silih berganti sehingga ketika panitia berulang kali mengingatkan bahwa waktu sudah habis, semuanya tersentak seakan tak percaya.

baca juga: Ini Jadwal Terbaru Timnas Indonesia di Ajang Kualifikasi Piala Dunia 2022

Ia menyebutkan, antusias peserta justru menjadi nilai lebih dari pertemuan tersebut, “mereka semua, mahasiswa, dosen non PNS dan tenaga pendidik, sangat antusias dan ini pertanda positif dari keinginan mereka berubah menjadi lebih baik untuk kemajuan UNP ,” katanya sembari menyebutkan, diawal Juli ia memberikan motivasi untuk ribuan mahasiswa baru yang ikut kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB).

Pada bagian lain, Syahril menyebutkan, kehadiran Dr Aqua Dwipayana, Konsultan Komunikasi dan Motivator, adalah salah satu upaya UNP untuk meningkatkan kualitas SDM civitas akademika di kampus tersebut.

"Niat kita, semoga tata kelola universitas yang lebih baik,” kata Syahril.

Keinginan lebih baik itu, tidaklah berlebihan. Di bawah kepemimpinan Rektor Prof Ganefri, saat ini, UNP memiliki obsesi menjadi salah satu universitas unggul di Asia Tenggara, terutama di bidang ilmu kependidikan, ilmu pengetahuan, teknologi, olahraga, dan seni pada tahun 2020 berdasarkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. (*)

Penulis: Eko Fajri