Hujan Deras Landa Sumbar, Penerbangan di BIM Tetap Normal

"Hingga saat ini, belum ada laporan yang menyebutkan adanya penundaan penerbangan"
Bandara Internasional Minangkabau (KLIKPOSITIF)

KATAPIANG, KLIKPOSITIF -- Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VI, Agoes Soebagio menyebut, meski hujan mengguyur cukup deras, penerbangan di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) masih normal. Hingga saat ini, belum ada laporan yang menyebutkan adanya penundaan penerbangan.

"Hujan memang lebat, tapi tidak ada penutupan. Kalau ditutup, harus ada NOTAM, Notice to Airmen, diumumkan dan dipublish. Saya belum menerima dan sudah saya cek, normal seperti biasa," ungkapnya, Selasa 10 Juli 2018.

Meski demikian, hujan memang mempengaruhi jarak pandang, namun masih terhitung cukup bagi sang pilot. "Setiap periode, laporan cuaca diinformasikan BMKG, saya cek tadi masih aman," sebutnya.

Sementara itu, Kasi Observasi dan Informasi BMKG Ketaping, Yudha Nugraha mengatakan, meski cuaca di sejumlah wilayah, khususnya pesisir pantai Sumatera Barat kecenderungan hujan, namun belum mengganggu jalannya proses penerbangan di BIM.

"Untuk kondisi penerbangan masih kondusif dengan jarak pandang mendatar terendah hanya 1500 meter, dimana masih memenuhi syarat untuk operasional penerbangan," ungkapnya.

Selain itu, dalam data BMKG Katapiang, terpantau cuaca, khususnya pesisir barat Sumatera seperti di Agam, Padang, Pasaman Barat, Pariaman, Padangpariaman, Pessel dan Pasbar serta Padangpanjang, sebagian Kabupaten Solok dan Mentawai untuk saat ini kecenderungan hujan mulai dari ringan hingga sedang.

"Kondisi cuaca seperti ini akan diikuti oleh hujan lebat, namun durasinya singkat dan disertai angin kencang," tutup Yudha.

[Cecep Jambak]