Wagub Sumbar Berharap Orang Ini Diusir Dari Pasaman. Siapa Dia..?

"Sekda Pasaman masih berpikir untuk melaksanakan harapan wagub"
Nasrul Abit (Joni Abdul Kadir/KLIKPOSITIF)

KLIK POSITIF - Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit berharap, Pemerintah Kabupaten Pasaman harus bertindak tegas terhadap pecandu dan pengedar narkoba di wilayah Pasaman, serta berharap tidak  memberikan celah bagi pecandu dan pengedar narkoba itu untuk hidup dan berkeliaran di Pasaman.

“Usir saja pecandu narkoba dari Pasaman ini,” sebutnya saat safari Ramadan di mesjid Taqwa Muhammadiyah Pasar Inpres Tapus Kenagarian Padang Kelugur Kecamatan Padang Gelugur-Pasaman, Jumat 10 Juni 2016.

Menurut Wagub, pecAndu narkoba akan sangat berpengaruh kepada dirinya sendiri dan lingkungannya. untuk itu, menurutnya perlu peran keluarga, tokoh masyarakat, alim ulama, serta cadiek pandai untuk membenteng generasi muda dari barang haram itu.

“Coba bayangkan, generasi muda yang terindikasi narkoba tidak akan bisa mengikuti tes untuk menjadi Polri, TNI, PNS dan instansi pemerintah lainnya, betapa besarnya pengaruh narkoba ini,” ujarnya.

Wagub melanjutkan, angka pengguna narkoba di Sumbar melebihi 63 ribu jiwa, yang terdiri dari tiga kategori pengguna. Jumlah itu menurutnya didominasi pengguna dari kalangan pekerja sebanyak 22 ribu jiwa lebih, pelajar dan mahasiswa 20 ribu jiwa dan ibu rumah tangga 20 ribu jiwa.

Sementara itu, Sekretasris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasaman Syafei Siregar mengakui, Kabupaten Pasaman dinilai sebagai pintu masuk peredaran barang haram tersebut dari Sumatera Utara. Namun untuk mengusir pengguna narkoba di Pasaman sesuai harapan wagub, pihaknya perlu pertimbangan yang matang.

“Kami akan memberikan pembinaaan kepada masyarakat yang terindikasi narkoba, dan memberikan wewenang kepada pihak kepolisian sebagai penegak hukum untuk menangani masalah ini,” ujarnya. (Joni Abdul Kadir)