Dorong Elektabilitas, Jokowi Harus Berpasangan dengan Tokoh Agama

"Sebaiknya bukan berasal dari kalangan militer"
Presiden Joko Widodo (Net)

POLITIK, KLIKPOSITIF -- Penetapan pasangan bakal calon Presiden dan Wakil Presiden masih bergulir, partai politik masih belum menentukan pilihan tokoh yang akan mereka usung maupun didukung saat Pilpres 2019 nanti.

Namun kendati begitu, sejumlah nama yang akan mendampingi Jokowi serta Prabowo-dua sosok yang diperkirakan akan maju kembali di Pilpres-sudah mengapung. Nama-nama bermunculan, mereka berasal dari politikus, militer, tokoh agama hingga profesional.

Dengan banyaknya nama-nama yang muncul, semuanya belum bisa dikatakan cocok dengan dua sosok tersebut-Jokowi dan Prabowo.

Terkait dengan banyaknya nama yang mengapung di ranah publik, khusus untuk Jokowi, pengamat Politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio melihat sosok bakal calon wakil presiden Joko Widodo di Pilpres 2019 sebaiknya bukan berasal dari kalangan militer.

Sebab, menurut dia, Jokowi selama ini dikenal sebagai pribadi yang tegas.

Ia menjelaskan bahwa sosok tokoh militer tidak akan terlalu membantu elektabilitas Jokowi. Malah, kata dia, seharusnya mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengambil tokoh agamis agar menutupi pandangan terhadap Jokowi yang dipandang kurang agamis.

"Prabowo-Jokowi masalahnya sama, dianggap kurang religius," katanya dikutip dari Suara.com-jaringan Klikpositif.

Ia menyebutkan, Cawapres ideal untuk Jokowi lainnya ialah tokoh yang handal dalam dunia ekonomi. Karena, sosoknya tentu akan sangat berpengaruh pada kinerja pemerintahan Jokowi.

"Tapi kalau ditanya hampir semua lembaga survei itu ekonomi. Jokowi butuh ekonom tangguh. Jokowi bingung juga. Rupiah lemah terus walau itu domainnya Bank Indonesia," pungkasnya kemudian.(*)