BCA Gelar Pelatihan Layanan Prima bagi Pelaku Pariwisata di Sijunjung

"Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari dan akan berlangsung hingga Kamis besok"
Pelatihan layanan prima bagi pelaku pariwisata Sijunjung, Rabu (11/07/2018) (KLIKPOSITIF/Muhammad Haikal)

SIJUNJUNG, KLIKPOSITIF -- Sejumlah masyarakat dan pelaku pariwisata Kampung Adat Minangkabau dan Geopark Silokek di Kabupaten Sijunjung diberi pelatihan pelayanan kepariwisataan di Hotel Bukik Gadang, Sijunjung, Rabu 11 Maret 2018. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari dan akan berlangsung hingga Kamis besok.

"Geopark Silokek menjadi salah satu objek wisata di Sumatera Barat yang mampu menghipnotis para pengunjung dengan keindahan serta udara nan sejuk. Karenanya, kami ingin mendampingi objek wisata ini sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik bagi para wisatawan," Kata Inge Setiawati, Executive Vice President Corporate Social Responsibility (CSR) BCA, Rabu 11 Juli 2018.

Dikatan Inge, pelatihan layanan prima bagi pelaku pariwisata merupakan salah satu program pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berada di bawah naungan program Solusi Bisnis Unggul Bakti BCA.

Menurutnya, program ini merupakan wujud nyata komitmen BCA dalam mengembangkan potensi pariwisata daerah, khususnya di Kampung Adat Minangkabau dan Geopark Silokek.

"Melalui pelatihan layanan prima, kami harapkan dapat memberikan kontribusi dalam mendorong kreasi dan inovasi peluang usaha bagi masyarakat lokal, memberikan ide inovasi baru, dan akhirnya mampu menciptakan lapangan pekerjaan dan mendorong pembangunan di tingkat Kampung sehingga dapat lebih mensejahterakan masyarakat setempat," tambahnya.

Sementara Ahli Geologi Universitas Andalas Febrin Anas Ismail mengatakan Kampung Adat Minangkabau dan Geopark Silokek sangat serius digarap oleh Pemerintah Kabupaten Sijunjung. Hal tersebut dibuktikan dengan telah disiapkannya master plan pembangunannya.

"Kawasan Kampung Adat dan Silokek merupakan kawasan yang unik. Kemarin kita sudah siapkan master plan-nya supaya jelas arah pembangunannya. Selanjutnya kita akan mengikatnya dengan Perda agar bisa menjadi program jangka panjang dan tidak berubah dikemudian hari," ... Baca halaman selanjutnya