Tokoh Cawapres Belum Diputuskan Jokowi, Cak Imin Sudah Bikin Jargon JoIn

"Dirinya mengaku enggan membayangkan jika ternyata dirinya tidak dipilih Jokowi"
Muhaimin Iskandar alias Cak Imin (Net)

POLITIK, KLIKPOSITIF -- Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sudah percaya diri bahwa dirinya akan terpilih sebagai pendamping Joko Widodo di Pilpres 2019 mendatang.

Bahkan dirinya mengaku enggan membayangkan jika ternyata dirinya tidak dipilih Jokowi. Saking optimisnya Cak Imin sudah membuat jargon kampanyenya dengan Jokowi yang disingkat jadi JoIn (Jokowi-Cak Imin).

"Jangan bicara nanti, tunggu saja. Pokoknya sampai hari ini kyai-kyai dan kita semua tetap pada JoIn," katanya dikutip dari Suara.com-jaringan Klikpositif.com.

Di sisi lain, sembari menunggu keputusan Jokowi, ia pun membantah bila PKB akan keluar dari koalisi dan kemudian membuat poros ketiga bersama dengan Partai Demokrat dan Partai Golkar.

"Belum ada peluang belum ada skenario. Hanya satu yang sedang kami kembangkan, JoIn," tegasnya.

Untuk diketahui, Ketua DPP PDI Perjuangan Junimart Girsang sempat membocorkan daftar cawapres dalam kantong Jokowi beberapa waktu lalu.

Meski tak membeberkan siapa siapa saja tokoh yang masuk ke dalam daftar, namun Junimart memastikan bahwa tidak ada nama Cak Imin dalam daftar 'kecil' Jokowi.

Cak Imin bisa jadi yang paling terbuka mengumumkan keinginannya menjadi cawapres Jokowi. Itu dia promosikan di berbagai kesempatan.

Bahkan Cak Imin sudah membuat jargon "Join" atau Jokowi - Cak Imin jika memang dipilih Jokowi. Cak Imin juga membuat posko-posko dan membentuk relawan Join. Meski belum tentu dia yang dipilih.(*)