Berita Penyitaan Dagangannya Viral di Sosmed, Netizen Donasikan Rp 265 Juta Lebih untuk Ibu Saeni

"dana bantuan yang bisa dikumpulkan untuk Ibu Saeni mencapai Rp 265.534.758"
Saeni, pedagang di Kota Serang, Banten yang dagangan disita Satpol PP (youtube.com)

KLIKPOSITIF - Berita penyitaan dagangan di warung makan milik Saeni (56) di Kota Serang, Banten yang dilakukan Satpol PP pada Jumat lalu karena dianggap melanggar aturan larangan warung buka siang hari di Bulan Suci Ramadhan mejadi viral di media sosial.

Merespon kejadian itu, pengguna Twitter bernama Dwika Putra (@dwikaputra) menggalang dana untuk mengganti uang modal dan keuntungan yang raib karena dagangannya disita tersebut. Hasilnya hingga ditutup hari ini dana bantuan yang bisa dikumpulkan untuk Ibu Saeni mencapai Rp 265.534.758.

Dwika menjelaskan setelah menyebarkan gagasan menggalang bantuan untu Saeni dia lantas mengosongkan rekening miliknya. Setelah itu, dia menyebarkan nomor rekening bagi netizen yang ingin memberikan donasi. Dia hanya menyisakan sebesar Rp 400 ribu dalam rekening tersebut.

Seruan donasi untuk ibu Saeni juga disebarkannya di media sosial lain, seperti Facebook dan Path. Dan hasilnya, kata dia, netizen memberi respon yang luar biasa. Dwika membeberkan bahwa respons netizen terhadap ajakan itu begitu cepat.

Dia mengatakan Sabtu 11 Juni kemaren sudah mencapai Rp 20 juta. Hingga ditutup hari ini jumlahnya telah mencapai Rp 269 juta lebih.

Dai sebuah berita di KompasTV, Ibu Saeni tampak menangis dan memohon agar aparat tidak menyita dagangannya. Usaha dan airmata ibu itu tidak digubris dan semua barang dagangan ibu itu disita.