Ribuan Petasan Berdaya Ledak Tinggi Disita di Pasaman

Anggota Satpol PP Pasaman memperlihatkan petasan hasil sitaan dalam razia gabungan, Minggu 12 Juni 2016.
Anggota Satpol PP Pasaman memperlihatkan petasan hasil sitaan dalam razia gabungan, Minggu 12 Juni 2016. (Yulisman/KLIKPOSITIF)

KLIK POSITIF - Satuan Polisi Pamongpraja (Satpol PP) dibantu anggota Polres dan Sub Denpom 1/4 Pasaman kembali menyita ribuan petasan berdaya ledak tinggi dari sejumlah pedagang dan agen petasan di Pasaman, Minggu 12 Juni 2016. Ribuan petasan itu diamankan di lima lokasi pada Kecamatan Padang Gelugur dan Kecamatan Rao Kabupaten Pasaman-Sumbar.

"Dari awal bulan ramadan, kita sudah mengingatkan kepada pedagang agar jangan menjual petasan, tapi ternyata tetap ada yang menjual, makanya disita," tegas Kasat Pol PP Pasaman, Yusrizal.

Menurutnya, dalam operasi ini, petugas juga menjaring lima penjual petasan, masing-masingnya berinisial AD (32) warga Tarung-Taruang Kecamatan Rao, Hl (30) warga Cirontiang Rao Selatan, H (33) Tingkarang Kecamatan Rao, TT (33) Tingkarang Kecamatan Rao, dan TF (21) yang diamankan di Pasar Inpres Tapus, Kecamatan Padang Gelugur.

Baca Juga

Yusrizal mengatakan, saat ini, kelima pedagang itu sudah diberi surat peringatan dan telah membuat pernyataan dihadapan Satpol PP Pasaman.

“Operasi penertiban ini merupakan bagian dari penegakan Perda No 12 tahun 2003 tentang keamanan dan ketertiban umum, yang mana dalam pasal 9 berisi tentang Tertib Bulan Ramadan.  operasi penertiban petasan ini sudah yang ke tiga kalinya sepanjang ramadan ini, dan dari tiga operasi itu telah dilakukan di enam kecamatan yakni Kecamatan Lubuk Sikaping, Rao Selatan, Rao, Padang Gelugur, Panti dan Bonjol," sebutnya.

Sementara itu Kasi Ops Satpol PP,  Zulfahmi menambahkan dari enam kecamatan tersebut, sudah lebih enam ribu petasan berdaya ledak tinggi yang sudah diamankan. 

"Petasan berdaya ledak tinggi yang diamankan itu terdiri dari berbagai merk seperti Garuda Mas, Bese Misiles, Bima Sakti , Blue Thunder Blosong, Picollo, spekta Fichie (daya ledak tinggi/bisa meledak dalam air), mercon korek api Hanf Fountain, Roman Candle, Pacuiau, Stick Asap Cracking, Magic Ball, Magical Shoot," jelasnya.  

Zulfahmi melanjutkan, seluruh barang bukti petasan itu akan dimusnahkan pada akhir tahun 2016 mendatang.‎

Tidak hanya penjual petasan berdaya ledak tinggi saja yang diamankan dalam operasi tersebut, namun menurut Zulfahmi, penertiban warung kelambu (warkel) yang buka siag hari di bulan ramadan juga ikut ditertibkan.

"Warkel yang kita beri peringatan dan teguran itu adalah milik SR (46) di Lapangan Bola Tapus Padang Gelugur. Kalau sempat diulang lagi, makanan yang dijual akan kita sita, dan pelakunya bakal kita pidanakan," tegasnya. (Man St Pambangun)  

Video

Sumbar Kesulitan Solar

YouTube channel KlikPositif.com

Penulis: Iwan R