Polri Telah Tangkap 270 Terduga Teroris dari 5 Kasus, Apa Saja?

"Keseluruhan terduga itu ditangkap di berbagai daerah di Indonesia"
Ilustrasi kondisi pasca aksi teror di Polda Riau beberapa waktu yang lalu (Istimewa)

NASIONAL, KLIKPOSITIF -- Kepolisian Republik Indonesia telah menangkap sebanyak 270 terduga teroris dalam beberapa waktu terakhir. Hal itu terungkap saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR-RI, Kamis 19 Juli 2018.

Kapolri, Jenderal Tito Karnavian mengatakan bahwa seluruh terduga teroris yang ditangkap tersebut merupakan pelaku yang diduga terlibat dalam Lima kasus teror yang terjadi di Indonesia dalam waktu belakangan.

Lima kasus tersebut yakni dimulai dari kerusuhan Mako Brimob, dan insiden bom Surabaya. Keseluruhan terduga itu ditangkap di berbagai daerah di Indonesia.

Tito merinci, sejak kasus Mako Brimob, pihaknya telah menangkap 8 orang di lapas yang berlokasi di Kelapa Dua, Depok tersebut. Kemudian 49 orang terduga pelaku terkait bom Surabaya.

"Terkait dengan aksi teroris di Polres Riau ada 12 orang ditangkap. Lalu aksi jelang Pilkada Serentak ada 64 orang, terkait teror di Pasuruan ada 8 orang," katanya dikutip dari Suara.com-jaringan Klikpositif.com

Selain itu, polisi juga menangkap 8 orang kaitannya dengan insiden penyerangan Polres Indramayu. Kemudian 58 orang terduga teroris ditangkap terkait rencana teror.

"Terakhir di Kaliurang, Jogja, ditangkap tiga orang. Satu orang ditangkap dan dua pelaku ditembak mati," sebut Tito.

Ia menjelaskan, dari 270 orang terduga teroris yang ditangkap Polri tersebut ada 20 orang yang meninggal dunia. Tindakan tegas tersebut dilakukan Polri karena pelaku berusaha melawan dan menyerang petugas.

"Ada yang berusaha untuk membacok petugas," imbuhnya kemudian.(*)