Pengprov Keluaga Silat Nasional Perisai Diri Sumbar Dilantik

Pengurus Provinsi (Pengprov) Keluaga Silat Nasional Perisai Diri Sumatera Barat periode 2017-2021 resmi dilantik hari ini di Wisma Indarung PT Semen Padang, Jumat, 20 Juli 2018
Pengurus Provinsi (Pengprov) Keluaga Silat Nasional Perisai Diri Sumatera Barat periode 2017-2021 resmi dilantik hari ini di Wisma Indarung PT Semen Padang, Jumat, 20 Juli 2018 (KLIKPOSITIF)

PADANG, KLIKPOSITIF - Pengurus Provinsi (Pengprov) Keluaga Silat Nasional Perisai Diri Sumatera Barat periode 2017-2021 resmi dilantik hari ini di Wisma Indarung PT Semen Padang, Jumat, 20 Juli 2018. Pelantikan ini dilakukan oleh Ketua Umum Perisai Diri, Dwi Sutjipto.

Dalam sambutannya, Ia mengatakan, bahwa Sumbar adalah tempat ia belajar paling lama, yakni selama 24 tahun. "Saya lahir di Surabaya, namun tempat belajar saya adalah Sumatera Barat. Awal meniti karir di PT Semen Padang tahun 1981/82, saya belajar di Indarung I/II. Kemudian di Indarung III masuk tim proyek. Saat di Indarung 3b masuk dalam proyek yang tak dilanjutkan hingga berhasil menciptakan Indarung 3b (Indarung IV) bersama tim. Pada masa pembangunan Indarung V, jabatan saya sebagai direktur Litbang yang terlibat sebagai penanggungjawab proyek. Dan di masa Indarung VI saya sebagai pemegang saham karena sudah dipindahtugaskan ke Semen Gresik," kenangnya.

Dalam perjalanan meniti karir di PT Semen Padang lah, ia juga mulai menekuni olahraga beladii pencak silat. "Saya sudah memiliki dasar olahraga ini, makanya saya kemabangkan disini dengan melatih dan membuka olahraga ini untuk masyarakat Sumbar. Kala itu saya berpikir, "apa yang akan saya sumbangkan untuk masyarakat Sumbar selain dari berkarir di PT Semen Padang?" Saat itu lah, saya belajar seni beladiri ini," kenangnya.

Baca Juga

Dalam sambutannya, ia mengakui bahwa Sumbar memiliki prestasi yang cukup membanggakan dan masyarakatnya sangat berprestasi. "Dan saya senang sekaligus bangga dengan hal itu," jelasnya.

Dikatakannya, Perisai diri membicarakan pencak silat secara nasional. Ada tiga pilar dalam silat, yakni teknik, yang terbagi atas teknik pernapasan dan pergerakan, kerohanian, dan kesehatan. "Banyak hal yang didapat dari olahraga ini. Tidak bernilai dan tak bisa dinilai dengan uang, namun jauh lebih besar dari uang. Selain itu, olahraga ini tidak hanya melatih diri, namun juga mengajarkan karakter (nilai sportif dan jujur) yang tidak akan lari dari diri seseorang," tuturnya.

Ia berharap bimbingan dan cita-cita terus dilanjutkan. "Semoga prestasi ini terus berlanjut dari Sumbar untuk Indonesia, dan dari Indonesia untuk dunia," harapnya.

Ketua umum terpilih, Yuharmen mangatakan olahraga ini merupakan kerja sosial, sehingga jangan harap kekayaan dari olahraga ini. "Namun kembangkanlah bakat yang ada. Ia berharap semua pihak bertanggungjawab untuk pengembanga perisai diri di Sumbar," katanya.

Ia juga mengatakan terima kasih kepada (IPSI) Sumbar yang telah menerima kehadiran perisai diri di Sumbar. "Banyak perguruan silat di Sumbar dari berbagai peguruan ada di Sumbar, namun tujuannya tetap satu untuk Indoneaia. Dan Semen Padang selalu support semua kegiatan kegiatan ini, baik materil atau moril," jelasnya.

Untuk prestasi, perisai diri telah banyak memberikan sumbangsih untuk Sumbar, diantaranya, medali emas pada kejuaraan O2SN tahun 2015 dan medali emas pada kejuaraan di Medan 2017. Juara umum di berbagai kejuaraan dengan menggunakan berbagai nama di SMA N 1 Solok, SMK Muhammadiyah, SMK Semen Padang, dll.

Ia juga menyebut, Semen Padang dan FKKSP juga selalu mensupport kegiatan yang diadakan, sehingga diharapkan bisa mempertahankan apa yang telah didapat. "Mempertanakan justru memiliki tantangan yang lebih berat dari pada mendapatkan," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Deaprtemen Komunikasi Perusahaan, Oktoweri mengatakan Semen Padang selalu mensupport dan membina beberapa cabang olahraga yang ada di Sumbar, baik melalui FKKSP atau IPSI sendiri. "Karena kita selalu sipoort hal-hal yang memberikan kontribusi baik untuk perkembangan Sumatera Barat kedepan. Sekali lagi saya ucapkan selamat dan semoga selalu berjaya," tuturnya.

Hadir dalam kesempatan itu ketua IPSI Sumbar, ketua perguruan silat Sumbar, dan pengurus serta anggota silat perisai di Sumatera Barat. (*)

Editor: Fitria Marlina