BPBD Kabupaten Solok: 23 Unit Rumah Rusak Akibat Gempa, 6 Diantaranya Rusak Berat

"Rumah rusak tersebut tersebar di dua kecamatan, yaitu Gunung Talang dan Danau Kembar. Namun kondisi kerusakan paling banyak terdapat di Danau Kemba"
Sebua rumah di Kecamatan Danau Kembar, Kabupaten Solok, rusak berat diguncang gempa 5,4 S4 (ist)

PADANG, KLIKPOSITIF - Gempabumi berkekuatan 5.4 SR yang mengguncang Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar) yang terjadi Sabtu (21/7/2018) sore pukul 15.58 WIB, menyebabkan satu korban jiwa dan dua luka ringan akibat tertimpa bangunan yang roboh diguncang gempa.

Sekretaris BPBD Kabupaten Solok, Edwar MM mengatakan, korban jiwa atas nama Bustami alias Bujang Jenggo (63) warga Rawang Batang Barus, Lubuk Selasih itu, meninggal karena tertimpa reruntuhan bangunan rumahnya saat korban tidur di kamar utama rumahnya.

BACA JUGA: Ini Penyebab Meninggalnya Bustami, Korban Gempa 5,4 SR di Solok

BACA JUGA: Akibat Gempa Solok, Ibu Hamil Alami Pendarahan

"Sedangkan korban luka ringan atas nama Diah (16) dan Bobi (7), juga tertimpa reruntuhan rumahnya. Kesua korban ringan itu tinggal di Kapali Danau Bawah, Nagari Simpang Tanjuang Nan IV, Kabupaten Solok," kata Edward MM kepada klikpositif.com saat ditemui di lokasi gempa, Sabtu malam.

Selain korban jiwa dan dua luka ringan, Edward pun menyebut juga ada 23 unit rumah rusak akibat adanya aktifitas Zona Sesar Sumatera (Sumatera Fault Zone) pada segmen Sumani tersebut. Rinciannya, 6 rumah rusak berat dan 17 rusak sedang.

"Rumah rusak tersebut tersebar di dua kecamatan, yaitu Gunung Talang dan Danau Kembar. Namun kondisi kerusakan paling banyak terdapat di Danau Kembar. Jumlah rumah rusak itu masih data sementara, karena petugas masih di lapangan untuk melakukan pendataan," ujarnya.

BACA JUGA:  Baca halaman selanjutnya