KPU Mentawai Gelar Pleno Tetapkan DPSHP Pemilu 2019

"hasil penetapan DPSHP itu kemungkinan masih bisa berubah, sebelum adanya penetapan DPT Mentawai ang direncakan akan digelar pada Agustus 2018 mendatang"
Kegiatan Rapat Pleno Penetapan Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan Pemilihan Umum Tahun 2019 Tingkat Kabupaten Kepulauan Mentawai di Tuapejat, Minggu (22/7) (Humas Pemkab Mentawai)

MENTAWAI, KLIKPOSITIF - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Kepulauan Mentawai menetapkan Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) untuk Pemilu 2019 di Kabupaten Kepulauan Mentawai sebanyak 54.989 pemilih.

Ketua KPU Mentawai Eki Butman, mengatakan, jumlah pemilih sementara sebelum DPSHP sebanyak 56.353 pemilih, kemudian setelah DPSHP diplenokan berkurang menjadi 54.898 pemilih. Jika dirincikan, kata Eki, maka terjadi pengurangan sebanyak1.364 pemilih dari data sebelumya, yang disebabkan adanya data pemilih ganda. 

"Setelah kita lakukan koreksi pada tahapan perbaikan, kita temukan adanya pemilih ganda identik, yaitu ada nama, NIK, dan alamat yang sama,” Kata Eki Butman usai memimpin Rapat Pleno Penetapan Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan Pemilihan Umum Tahun 2019 Tingkat Kabupaten Kepulauan Mentawai di Tuapejat, Minggu (22/7).

Eki menyebutkan, hasil penetapan DPSHP itu kemungkinan masih bisa berubah, sebelum adanya penetapan DPT Mentawai ang direncakan akan digelar  pada Agustus 2018 mendatang. Eki kembali menegaskan rapat pleno yang digelar saat ini merupakan rapat penetapan daftar pemilih sementara hasil perbaikan, sedangkan untuk penetapan daftar pemilih tetap (DPT) Mentawai untuk Pemilu 2019 akan dilakukan pada 15 Agustus tahun ini.

"Rapat kita hari ini merupakan rapat pleno penetapan daftar pemilih sementara, sedangkan penetapan DPT kita rencanakan tanggal 15 Agustus 2018 mendatang, itupun  kalau sudah ada data-data nama pemilih yang sudah pasti, soalnya masih ada kemungkinan  adanya perubahan daftar pemilih, “ kata Eki.

Samai dengan dilakukannya penetapan DPT pada 15 Agustus mendatang, kata Eki pihaknya masih akan menerima masukkan-masukkan dan usulan dari partai politik dan juga dari masyarakat. 

"Masukkan dari masyarakat dan oarpol itu perlu untuk dilakukan koreksikembali kemungkinan adanya data identik, artinya banyak pemilih yang ... Baca halaman selanjutnya