Dihantam Banjir, Satu Rumah Warga Pasaman Roboh

"Saat ini banjir telah surut"
Dampak banjir bandang di Kecamatan Simpati Pasaman pada Februari 2012 yang lalu. (Haswandi/KLIKPOSITIF)

KLIK POSITIF – Camat Simpang Alahanmati (Simpati) Kabupaten Pasaman-Sumbar, Afnita mengungkapkan, hujan deras yang mengguyur Kabupaten Pasaman telah membuat Batang Pulan di Kecamatan Simpati meluap sekitar pukul 19.30 WIB, Senin 13 Juni 2016.

Afnita menjelaskan, meluapnya Batang Pulan itu mengakibatkan terjadinya banjir di Kampung Kadok Jorong Tigo Kampuang Nagari Simpang Kecamatan Simpati. Banjir hingga setinggi satu meter ini sempat membuat akses jalan ke Kantor Camat Simpati terputus akibat kuatnya arus sungai.

“Satu rumah yang juga digunakan sebagai kedai milik warga Kampung Kadok  roboh akibat tersapu banjir. Kedai itu berukuran empat kali enam, dengan pemilik bernama Si Am, umur 37 tahun. Tapi tidak ada korban jiwa akibat kejadian ini,” ujar Afnita.

Ia melanjutkan, banjir tersebut juga merendam Masjid Darussalam Kampung Dadok dan membuat jemaah masjid tidak bisa melaksanakan shalat tarawih. Namun saat ini banjir tersebut menurutnya telah surut, tapi meninggalkan genangan lumpur yang cukup tebal di dalam masjid.

“Areal persawahan dan perkebunan warga Kampung Kadok juga terendam banjir. Kami belum menghitung berapa luas areal pertanian warga yang terendam, serta belum menghitung berapa jumlah kerugian akibat kejadian ini,” sambungnya. (Man ST Pambangun)