Kurang Lebih 500 Penggerak Teater Kampus Hadir di Padang

Para Penggerak Teater Kampus dalam kegiatan Temu Teater Mahasiswa Nusantara (Temu Teman) ke 16, di UNP
Para Penggerak Teater Kampus dalam kegiatan Temu Teater Mahasiswa Nusantara (Temu Teman) ke 16, di UNP (KLIKPOSITIF/ Cecep Jambak)

PADANG, KLIKPOSITIF - Kota Padang kembali dicatatkan namanya dalam sejarah perkembangan teater tanah air. Tak kurang dari 500 orang penggerak teater kampus dari 20 perguruan tinggi se- Indonesia hadir di kota Bingkuang sejak Jumat 3 Agustus 2018 malam.

Mereka terdiri dari pengurus organisasi teater kampus, para sutradara, aktor, pemusik, penulis naskah, dan kru artistik yang akan terlibat dalam kegiatan Temu Teater Mahasiswa Nusantara (Temu Teman) ke 16. Kegiatan yang akan berlangsung hingga 12 Agustus mendatang ini, beragendakan pertunjukan teater , seminar dan workshop teater .

baca juga: UNP Buka Prodi Animasi dan Sistem Informatika Tahun Ini

Ketua panitia, Gustin dalam sambutan pembukaan mengatakan, Temu Teman kali ini bertujuan menyatukan semangat para penggiat teater kampus se Indonesia. Semangat tersebut diharapkan dapat terwujud dalam pertunjukan yang membawakan isu dari daerah masing-masing. Acara Temu Teman tidak lepas dari visi dan misinya untuk tetap menjalin hubungan kekeluargaan antar mahasiswa penggiat seni se-Nusantara.

"Jadi untuk kawan-kawan yang datang dari berbagai pelosok nusantara dengan berbagai keresahan diharapkan bisa membawa dampak positif dan perubahan untuk daerahnya masing-masing tentang isu yang dibawakan," katanya.

baca juga: Guru Besar BK UNP Alizamar Meninggal Dunia

Lebih lanjut, ketika ditemui usai pembukaan, Gustin memaparkan bahwa Temu Teman kali ini mengangkat tema "Matrilini", yang merupakan budaya kekerabatan khasnya Minangkabau.

"Kami mencoba untuk mengangkat tema ini agar kawan-kawan para penggerak teater se Nusantara lebih mengerti tentang bagaimana budaya matrilini tersebut. Hal ini nantinya akan tergambar pada pertunjukan randai yang menjadi salah satu agenda dalam kegiatan ini," sebutnya.

baca juga: Ganefri Kembali Terpilih jadi Rektor UNP Periode 2020-2024

Dengan tema seperti ini, diharapkan para peserta yang datang dari berbagai provinsi dan sekaligus merepresentasi berbagai suku bangsa juga turut membawa konten kebudayaan yang khas dari daerah masing-masing. Dengan begitu, kekuatan budaya nusantara yang kaya dengan keberagamannya akan tertunjukkan dengan maksimal di panggung teater Temu Teman.

Untuk lokasi 18 pertunjukan yang akan dihadirkan, menurut Gustin akan berpusat di komplek kampus Fakultas Ilmu Keolahragaan UNP . Setiap pertunjukan akan terbuka untuk umum.

baca juga: UNP Bagikan Seribu Paket Bantuan untuk Mahasiswa

"Jadi kepada masyarakat yang akan menyaksikan silahkan datang. Pertunjukan akan digelar siang dan malam. Selain panggung pertunjukan utama, juga akan digelar berbagai pertunjukan apresiasi seperti pentas musik, puisi dan lain sebagainya. Jadi, Insya Allah tidak akan ada waktu lowong. Jadwal cukup padat, sehingga masyarakat yang datang, dipastikan dapat menyaksikan peristiwa kesenian yang nyaris tanpa jeda," katanya.

Selain Unit Kegiatan Seni UNP , kegiatan ini juga disokong penuh oleh berbagai komunitas teater kampus lain di Sumatera Barat, seperti Rumah Teduh dari Unand.

Panitia lainnya, Abril mengatakan, Temu Teman adalah kegiatan yang punya peran penting dalam pergerakan teater mahasiswa di Indonesia. Dia bersyukur antusias kawan-kawan teater kampus sampai saat ini masih sangat baik terhadap kegiatan ini.

"Tamu yang terdaftar di panitia ada sekitar 250 orang. Tapi seperti penyelenggaraan yang sudah-sudah, jumlah mereka yang datang mencapai dua kali lipat dari yang terdaftar di meja panitia," sebutnya.

Selain pertunjukan panitia juga akan menggelar seminar dengan pemateri Dra.Puji Astuti. M.hum dan Musha Dahrizal Katik Rajo Mangkuto (mak katik). Juga turut digelar workshop keaktoran dengan pemateri Benny Sumarna. Ss dari Teater Rumah Teduh, workshop dramaturgi dengan pemateri Pandu Birowo S.Sn.Ma dan workshop Randai (teater tradisi) dengan pemateri Desny Yanti, Muhammad Faisal S.T dan Florenti Masteria.

Sedangkan untuk ara peserta Temu Teman 16 terdiri dari, Medan-Komunitas Teater Kampus, Riau-UKM BATRA UNRI, Sanggar LATAH dan Rumah Seni Tarbiah UIN SUSKA. Jambi-UKM Sebi dan Budaya AEK NGALIR, Palembang-UKMK Seni dan Budaya Teater ARAFAH, Jakarta-ART Jakarta, dan Teater Unggun USNI, Bogor-Keluarga Teater Kampus Bogor, Surabaya-Forteka, Solo-Lesehan Teater Kampus Solo Raya, Purwokerto-Komunitas Teater Didik, Kendari-UKM Seni IAIN, Jember- Teater Kotak, Madura-UKM Nanggala, Bali-UKM Kesnas Titik Dalam Koma, Makasar-UPKSBS UMI, dan Sangdipa, Palu-Perkusi UNTAD, Merauke- Teater Tetas.

[Cecep Jambak]

Penulis: Fitria Marlina