Gagal Panen, Petani di Agam Berburu Tikus

"Ada 30 hektar lahan kita yang terserang tikus, sebahagian besar gagal panen"
Petani di Agam berburu tikus. (KLIKPOSITIF/Hatta Rizal)

AGAM, KLIKPOSITIF -- Para petani di wilayah Jorong Halalang dan Jorong Babukik, Kenagarian Kamang Mudiak, Kecamatan Kamang Magek, melakukan aksi buru tikus demi melindungi persawahan mereka. Aksi ini dilakukan pada Minggu 5 Agustus 2018 dan diikuti oleh puluhan petani.

Anggota Kelompok Tani Iba Lestari, Imran mengatakan, aksi ini harus dilakukan sebab serangan hama tikus sudah mengancam sawah milik petani. "Ada 30 hektar lahan kita yang terserang tikus, sebahagian besar gagal panen," ungkapnya.

Imran menyebut, serangan tikus terjadi tiap tahun, hanya saja untuk tahun ini serangannya malah makin menjadi. "Sekarang, tikus itu merusak sejak dari masa benih yang membuat petani gagal panen,"jelasnya.

Aksi dilakukan dengan cara menggali lubang tikus di pematang dan di semak-semak dekat persawahan, saat tikus keluar dari liang, petani langsung memukulnya hingga mati. Imran menyebut, perburuan akan tetap dilanjutkan hingga serangan tikus mereda.

"Sudah 8 kali kita adakan tiap minggunya, dalam sehari berburu, kita bisa dapat sekurangnya 1000 ekor," lanjutnya.

[Hatta Rizal]