Pemerintah Bidik Pengembangan Pembangkit Listrik dari Sampah

"80 persen sampah yang dihasilkan oleh masyarakat Indonesia belum tertangani dengan baik"
Luhut Binsar Padjaitan (Net)

NASIONAL, KLIKPOSITIF -- Pemerintah tengah mengkaji pengembangan pembangkit listrik dari sampah. Hal itu dilakukan untuk menanggulangi persoalan sampah yang saat ini cukup krusial.

Hal itu diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan bahwa saat ini persoalan sampah menjadi salah satu fokus pemerintah untuk dapat segera diselesaikan penanganannya.

Pasalnya, ia memaparkan 80 persen sampah yang dihasilkan oleh masyarakat Indonesia belum tertangani dengan baik sehingga mengotori lautan.

"Ini sesuai dengan perintah Presiden untuk percepat pengolahan sampah," katanya dikutip dari Bisnis Indonesia.

Untuk membantu pengembangan, kata dia, pemerintah bekerja sama dengan Jepang. Luhut menuturkan, Jepang termasuk negara yang memiliki pengelolaan sampah yang bagus, dan bahkan bisa dijadikan sebagai sumber energi.

"Kami sudah berkunjung ke Jepang, lihat bagaimana proses pengolahan sampah di sana. Pemerintah juga sudah keluarkan Perpres No.35/2018 mengenai pengolahan sampah ini. Dari situ ada 12 kita besar jadi proyek percontohan," jelas dia.

Lantas terkait dengan itu, pemerintah akan menjadikan 12 kota di Tanah air sebagai pilot project atas rencana kerja sama dengan Jepang tersebut dan diharapkan dapat segera terealisasi secepatnya.

Sebanyak 12 kota tersebut antara lain Jakarta, Semarang, Surakarta, Manado, Surabaya, dan lain sebagainya.

"Apa yang perlu kami bantu untuk percepat perusahaan Jepang masuk Indonesia, kami senang membantunya," tutur Luhut.

Sementara itu, Wakil Menteri Lingkungan Hidup Jepang Arata Takebe menambahkan bahwa kedua negara memang berkomitmen bekerja sama di bidang pengolahan sampah menjadi listrik.

Komite tersebut dimulai waktu ada pertemuan Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe Januari 2017.

Abe menyampaikan bahwa pihaknya ingin kerja sama ... Baca halaman selanjutnya