Menanti Tokoh Asal Koto Gadang Jadi Pahlawan Nasional, Ini Langkah Pemrov Sumbar

"proses pengkajian serta penelitian peran dan peninggalan Rohana Kuddus itu rencananya dilakukan pada 19 Agustus 2018"
Rohana Kuddus dan bukti peninggalannya. (internet)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) telah memutuskan tokoh yang akan diberi gelar Pahlawan Nasional tahun ini. Kepala Dinas Sosial Sumbar, Abdul Gafar mengatakan, hanya ada satu tokoh yang diajukan yakni, Rohana Kuddus atau Roehana Koeddoes berasal dari Koto Gadang, Kecamatan Ampekkoto.

"Syarat administrasi sudah terpenuhi. Selanjutnya, Tim Peneliti Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) akan turun langsung melihat bukti peninggalan beliau yang masih bermanfaat untuk masyarakat hingga saat ini," katanya, Kamis 9 Agustus 2018.

Abdul Gafar menyebutkan, proses pengkajian serta penelitian peran dan peninggalan Rohana Kuddus itu rencananya dilakukan pada 19 Agustus 2018. Peninggalan tokoh perempuan Minangkabau itu diantaranya sekolah Kerajinan Amai Setia (KAS) di Kotogadang, Kabupaten Agam yang didirikan 1911.

"Saat ini sekolah tersebut dikelola Yayasan Amai Setia dan masih setia mendidik perempuan di bidang kerajinan tenun dan perak," ujarnya.

Selain itu, peninggalan Rohana yang juga wartawan wanita pertama di Indonesia itu adalah tulisannya di beberapa surat kabar seperti "Soenting Melajoe". "Kita akan persiapkan dokumen-dokumen pendukung yang dibutuhkan oleh TP2GP untuk penelitian dan pengkajian tokoh wanita yang luar biasa ini," sebutnya.

Pembina Organisasi Rohana Kuddus, Nevi Zuairina menyebutkan, peran tokoh wanita tersebut sangat besar dalam perjuangan bangsa dan patut untuk dijadikan Pahlawan Nasional. Upaya untuk pengusulan itu telah dilakukan diantaranya dengan menggelar seminar nasional tentang kiprah dan peran Rohana Kudus.

"Kami optimis beliau bisa menjadi satu dari sepuluh Pahlawan Nasional yang ditetapkan ... Baca halaman selanjutnya