Jelang Idul Adha, Harga Cabai Merah Naik di Pasar Raya Solok

"Kondisi ini pun dikeluhkan oleh pedagang karena daya beli masyarakat menurun"
Harga cabai merah naik di Pasar Raya Solok. (istimewa)

SOLOK, KLIKPOSITIF -- Seminggu lebih jelang Hari Raya Idul Adha, harga cabai merah keriting mulai merangkak naik di Pasar Raya Solok. Kenaikannya cukup signifikan, mulai dari Rp24 ribu menjadi Rp32 ribu per kilogramnya. Kondisi ini pun dikeluhkan oleh pedagang karena daya beli masyarakat menurun.

Harga cabai merah keriting ini tercatat berangsur naik sejak beberapa hari belakangan. Kenaikan cabai kampung ini juga diikuti harga cabai Jawa dari Rp20 ribu menjadi Rp28 ribu perkilogram.

"Cabai merah keriting dan cabai merah kampung rata-rata naik Rp8.000 per kilogramnya di tingkat pedagang," ungkap Salah seorang pedagang, Nur, Jum'at (10/8).

Kenaikan harga cabai tersebut, menurut Nur, dipicu akibat berkurangnya pasokan cabai di daerah Solok. Disebut-sebut, cabai merah keriting dipasok ke daerah lain karena harganya lebih mahal. Kenaikan harga cabai dan bahan lainnya menyebabkan daya beli masyarakat menurun dan berujung pada menurunnya omset para pedagang.

Disebutnya, omset para pedagang cabai saat ini nyaris berkurang hingga 50 persen. "Biasanya, rata-rata penjualan satu hari sekitar Rp3 juta, sejak terjadi kenaikan hanya sekitar Rp1,5 juta dalam sehari," paparnya sambil mengeluh.

Kenaikan harga cabe juga dibuntuti kenaikan harga sejumlah bahan lainnya diantaranya bawang merah dari Rp22 ribu menjadi Rp28 ribu perkilogram. Sementara, bawang putih dari harga Rp20 ribu menjadi Rp22 ribu, tomat dari harga Rp6.000 menjadi Rp10 ribu per kilogramnya dan kentang dari harga Rp8.000 menjadi Rp10 ribu per kilogram.

"Harga cabe merah keriting dan bahan lainnya kemungkinan besar akan terus naik hingga pasca lebaran Idul Adha nanti," tutup Nur.

[Syafriadi]