Dua Hal Ini yang Membuat Investor Rusia Tertarik Investasi di Pessel dan Mentawai

"Menurut Dedi, investasi di Mandeh dan Mentawai diminati karena mayoritas warga Rusia suka snorkeling atau selam dangkal, surfing dan bermain di pantai."
Kawasan Mandeh (wikipedia)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Kepala Dinas Penanaman Modal (DPM) dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Sumbar, Maswar Dedi mengatakan Investor dari Rusia tertarik untuk investasi di Kawasan Terpadu Wisata Mandeh Pessel dan Mentawai.

"Dalam persentasi kami pada saat Forum Bisnis Indonesia-Rusia, banyak investor tertarik akan keindahan Mandeh dan Mentawai," katanya saat dihubungi KLIKPOSITIF, Jumat, 10 Agustus 2018.

Menurut Dedi, investasi di Mandeh dan Mentawai diminati karena mayoritas warga Rusia suka snorkeling atau selam dangkal, surfing dan bermain di pantai.

"Dua daerah (Pessel-Mentawai) tersebut punya yang mereka inginkan. Mandeh bisa untuk snorkeling dan Mentawai bisa untuk surfing," ujarnya.

Dalam waktu dekat investor dari Rusia akan melakukan kunjungan ke Sumbar dalam rangka melihat keunggulan pariwisata yang telah di persentasikan dalam forum bisnis Rusia-Indonesia beberapa hari lalu.

Bukan itu saja, lanjut Dedi, Investor Rusia juga tertarik investasi untuk komoditi karet dan rempah-rempah.

"Untuk karet dan rempah kita sangat banyak di Sumbar. Mudah-mudahan investasi pada komoditi karet dan rempah terlaksana dengan cepat," sebutnya.

Sementara Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan, pemerintah tidak akan mempersulit investasi yang masuk ke daerahnya. Malahan daerah juga diminta terbuka dengan investor.

"APBD saja tidak cukup membangun daerah, kita butuh uang dari luar. Uangnya dari mana ya dari investor," ujarnya.

[Joni Abdul Kasir]