Sidang Putusan PT. Hitay di PN Kotobaru, Ratusan Personel Gabungan Disiagakan

"Setidaknya ada lebih kurang 250 personil gabungan yang diturunkan untuk pengamanan jalannya sidang"
Ratusan personel gabungan menggelar apel di depan PN Kotobaru. (KLIKPOSITIF/Syafriadi)

SOLOK, KLIKPOSITIF -- Ratusan personel gabungan Polres Solok dikerahkan dalam pengamanan sidang putusan kasus pembakaran mobil operasional PT. Hitay Daya Energi di Pengadilan Negri Kotobaru, Selasa (14/8). Setidaknya ada lebih kurang 250 personil gabungan yang diturunkan untuk pengamanan jalannya sidang.

Pantauan Klikpositif di lokasi, ratusan personil polisi ini sudah standby di lokasi sejak pagi dan disebar di sejumlah titik di Pengadilan Negeri Kotobaru. Bahkan, pasukan pengamanan langsung dipimpin oleh Kapolres Arosuka AKBP Ferry Irawan dan Wakapolres Kompol El. Lase.

"Kita gabungan dibantu personil Polres Solok kota dan satu unit water Canon," sebut Kompol El. Lase didampingi Kasi Intel Kejari Solok, Yan Subiyono.

Sejumlah masyarakat juga sudah tampak hadir di PN Kotobaru. Sebelum memasuki area PN, pengunjung diperiksa secara ketat. Pengamanan ekstra ketat itu dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Sidang yang sedianya dimulai sejak pukul 10. 00 wib terpaksa diundur lantaran Penasehat Hukum para terdakwa belum berada di lokasi.

Disidang sebelumnya, Selasa (24/7), ketiga terdakwa masing masing Yuzarwedi alias Edy Cotok, Ayu Dasril alias Ayu dan Hendra alias Kacak dituntut tim JPU dengan hukuman 7 tahun penjara. Tuntutan itu terbilang cukup rendah dari ancaman hukuman 12 tahun penjara sebagaimana yang didakwakan sesuai pasal 187 KUHP.

Tindakan yang sopan selama menjalani persidangan dan adanya tanggungan keluarga menjadi dasar JPU memberikan tuntutan yang lebih rendah.

[Syafriadi]