Pertama Setelah Setengah Abad, ISI Padang Panjang Capai Puncak Peminat

"Penerimaan mahasiswa tahun 2018 merupakan penerimaan terbesar ISI Padang Panjang berdiri sejak 50 tahun terakhir"
Rektor ISI Padang Panjang, Prof. D. Novesar Jamarun (istimewa)

PADANG PANJANG, KLIKPOSITIF -- Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang menggelar kegiatan Pengenalan kehidupan Kampus Bagi Mahasiwa Baru (PKKMB) untuk 750 mahasiswa baru, Selasa 14 Agustus 2018.

Penerimaan mahasiswa tahun 2018 merupakan penerimaan terbesar ISI Padang Panjang berdiri sejak 50 tahun terakhir. Rektor ISI Padang Panjang, Prof. Dr. Novesar Jamarun mengatakan, besarnya animo mahasiswa tak terlepas dari prestasi ISI Padang Panjang baik tingkat Nasional maupun Internasional.

"Para mahasiswa baru kami mengucapkan selamat datang. Kalian adalah orang-orang terpilih dan sangat beruntung dapat bergabung di kampus biru ini," katanya.

Saat ini, ISI Padang Panjang merupakan kampus seni terbaik di Sumatera dan nomor dua terbaik di antara seluruh kampus-kampus seni lainnya yang ada di Indonesia. "Dari pemeringkatan Kemenristek-Dikti tahun 2017, ISI Padang Panjang berada pada peringkat 108 dari 3244 perguruan tinggi di seluruh Indonesia dan masuk dalam cluster 3,” katanya.

Tambahnya, ISI Padang Panjang telah memiliki 11 prodi untuk jenjang Strata 1 (S1) dan minat penciptaan dan pengkajian seni Pascasarjana ISI Padang Panjang. "Seluruh prodi yang ada di ISI Padang Panjang sudah terakreditasi B oleh Badan Akreditasi Nasional (BAN-PT) begitu juga institusi juga sudah terakreditasi B oleh BAN-PT,” terangnya.

Pergerakan terbaru, ISI Padang Panjang juga telah membangun kerjasama dengan berbagai instansi dan bekerjasama dengan lima perguruan tinggi luar negeri di Cina yang ditandatangani di Jakarta pada 20 Juni tahun lalu. "Kita juga sudah dan akan terus mengirim para dosen untuk mengajar di lima perguruan tinggi di Filipina,” katanya.

Selain itu, berkat rekomendasi Rektor, salah saorang alumni jurusan Televisi dan Film juga sudah mendapat kepercayaan mengemban beasiswa LPDP untuk melanjutkan pascasarjana di Melbourne Australia. “Saya sangat terharu atas kesempatan seperti ini. ... Baca halaman selanjutnya