Ratusan Emak-emak Ramaikan Pawai Penyambutan HUT RI di Pessel

"Jadi dengan samangat 17 Agustus, setiap tahun emak-emak atau wali murid selalu ambil bagian dalam mendampingi anak-anak mereka"
Ratusan emak-emak mendampingi anaknya Pawai HUT RI (Kiki Julnasri/KLIKPOSITIF)

PESSEL, KLIKPOSITIF -- Ratusan emak-emak di Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan-Sumatera Barat ikut meramaikan pegelaran pawai penyambutan HUT RI ke-73 setingkat Paud dan TK se-kecamatan setempat, Rabu 15 Agustus 2018.

Pawai Paud dan TK di Kecamatan Sutera ini, terpantau digelar sekitar pukul 09.00 WIB. Ratusan emak-emak yang tergabung dalam barisan Paud dan TK ini merupakan wali murid dari peserta pawai yang lansung mendampingi anak-anak mereka.

"Benar, emak-emak itu merupakan wali murid dari peserta pawai yang terdiri dari 40 Paud dan TK se-Sutera. Jadi dengan samangat 17 Agustus, setiap tahun emak-emak atau wali murid selalu ambil bagian dalam mendampingi anak-anak mereka," sebut Camat Sutera, Fachruddin pada KLIKPOSITIF saat dikonfirmasi.

Kehadiran emak-emak dalam mengiringi Paud dan TK ini, tampak memberikan warna tersendiri dalam perayaan HUT RI tahun ini. Kenapa tidak, kehadiran mak-mak ini tampak apik seperti peserta pawai meski bukan peserta.

"Kalau perserta ya siswa saja, emak-emaknya cuma pendamping. Mungkin, karena antusiasnya dengan perayaan HUT RI, emak-emaknya sebagai pengiring tampak sebagai peserta langsung," terangnya.

Menurut Camat, keterlibatan wali murid dalam pegelaran pawai ini memang sangat dibutuhkan untuk mendampingi para siswa Paud dan TK. "Peran orangtua sangat penting dalam pawai ini, karena sebagian siswa masih tergolong kanak-kanak dan perlu orangtua untuk mengiringi mereka,"jelasnya.

Sementara itu, salah seorang wali murid yang mendampingi langsung anaknya dalam pegelaran pawai di Sutera ini sangat senang bisa ikut mendamping anak mereka. Sebab, dengan mengenakan seragam yang digunakan dalam pawai tersebut sangat membuat mereka bangga dan senang.

"Alhamdulillah kami senang bisa ikut mendampingi anak-anak kami. Karena momen ini, hanya sekali setahun saja. Dan tahun depan, belum tentu bisa ikut lagi karena ... Baca halaman selanjutnya