Pendaki Diimbau Tak Dekati Kawah Marapi Saat 17 Agustus

"Marapi masih waspada, kita rekomendasikan radius 3 Km dari puncak tak boleh ada aktifitas, sebab bisa membahayakan"
Gunung Marapi (Klikpositif)

BUKITTINGGI, KLIKPOSITIF -- Pos Pengamat Gunung Api (PGA) Marapi mengingatkan para pendaki agar tak mendekati puncak Marapi saat momen peringatan 17 Agustus mendatang.

Petugas Pos PGA Marapi, Hartanto mengungkapkan, aktifitas Marapi masih fluktuatif sehingga pendaki dilarang untuk ke puncak.

"Marapi masih waspada, kita rekomendasikan radius 3 Km dari puncak tak boleh ada aktifitas, sebab bisa membahayakan," sebutnya Rabu 15 Agustus 2017.

Hartanto menerangkan, seandainya banyak pendaki yang berada di puncak saat momen 17 Agustus, lalu terjadi peningkatan, maka itu bisa membahayakan. "Jadi kita mengimbau tak ada yang ke puncak," jelasnya.

Kata Hartanto, untuk izin pendakian, pihaknya hanya bisa mengeluarkan imbauan soal status Gunung Marapi, terkait perizinan bagi para pendaki, itu merupakan tanggung jawab dari pemerintah setempat.

Pada Rabu 2 Mei 2018 lalu, sekitar pukul 07.03 WIB, gunung setinggi 2891 meter diatas permukaan laut itu meletus dengan tinggi kolom asap mencapai 4000 meter, sejumlah daerah di Kabupaten Tanah Datar dan Kota Padang Panjang dilaporkan kena hujan abu.

Puncak Marapi bagi para pendaki lokal maupun dari Riau merupakan salah satu destinasi favorit untuk dijelajahi pada momen tertentu seperti pergantian tahun baru, 17 Agustus maupun hari libur.

[Hatta Rizal]