Pemko Sawahlunto Antisipasi Pemotongan Sapi Betina Saat Idul Adha

"Kesehatan hewan kurban juga menjadi prioritas pemeriksaan"
Ilustrasi (Net)

SAWAHLUNTO, KLIKPOSITIF -- Pemerintah Kota Sawahlunto mengantisipasi adanya pemotongan hewan korban betina yang masih produktif pada Idul Adha nanti. Langkah antisipatif dilakukan dengan pemeriksaan hewan kurban ke seluruh panitia.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Sawahlunto, Hilmed mengatakan tim yang diturunkannya tersebut akan memeriksa kesehatan hewan.

"Tim yang diturunkan ini akan memeriksa sapi kurban. Jika ditemukan pada panitia kurban sapi betina, tim tersebut akan memberikan surat keterangan boleh atau tidaknya pemotongan tersebut. Namun yang pasti Sapi betina produktif pasti dilarang," katanya, Senin 20 Agustus 2018.

Di sisi lain, ia menyebutkan, kesehatan hewan kurban juga menjadi prioritas pemeriksaan. Kemudian, pihaknya juga sudah bekerjasama dengan kepolisian untuk mensosialisasikan larangan pemotongan sapi betina produktif.

"Dengan kepolisian kita juga sudah kerjasama, Babinkamtibmas sudah mensosialisasikan di masjid-masjid tentang larangan itu, jika masih ada yang melanggar tentu ada sanksinya," jelasnya.

Hilmed melanjutkan, saat ini timnya masih mendata kebutuhan hewan kurban di kota Sawahlunto, dipastikan rampung pada H-1 Idul Adha, besok.

"Tahun ini perkirakan sekitar 500 hingga 550 ekor sapi yang jadi hewan kurban di Sawahlunto. Tidak akan jauh beda pada lalu yakni 500 ekor," pungkasnya kemudian.

[Muhammad Haikal]