Forum BUMDes se-Indonesia Ikuti Deklarasi Mandeh di Pessel

Deklarasi Mandeh di Pessel, Selasa (28/08/2018)
Deklarasi Mandeh di Pessel, Selasa (28/08/2018) (Istimewa)

PESSEL, KLIKPOSITIF -- Forum Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) se-Indonesia mendeklarasikan pembentukan serta penguatan dan pengembangan Badan Usaha Milik Desa di Kawasan Wisata Bahari Terpadu (KWBT) Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan-Sumbar, Selasa 28 Agustus 2018.

Deklarasi BUMDes ini diberinama Deklarasi Mandeh. Seluruh peserta Musyawarah Nasional Forum BUM Desa se-Indonesia membacakan deklarasi "Berbeda, Bekerjasama, untuk Kedaulatan Ekonomi Desa".

Ketua BUMDes Indonesia, Febby Datuak Bangso Nan Putiah menyebutkan, deklarasi BUMDes Indonesia merupakan penguatan kelembagaan serta pengakuan terhadap status badan hukum BUMDes sebagai pedoman dalam menjalani program.

Baca Juga

"Pedoman serta media pembelajaran, pelatihan dan pendampingan berkelanjutan untuk meningkatkan kapasitas yang ada di desa. Dan BUMDes ikut serta memberikan perlindungan hukum terhadap pelakunya," sebut Febby Datuak Bangso Nan Putiah yang juga Staf Ahli Kemdes ini disela-sela acara pembacaan deklarasi.

Menurutnya, dalam deklarasi BUMDes juga mengatur tentang kerjasama, dan mendorong pihak pihak pemerintahan, Kementrian, BUMN, Koperasi, UMKM serta masyarakat pedesaan untuk meningkatan akses permodalan, ditambah penyebaran informasi serta sosialisasi melalui teknologi informasi.

"Membangun jejaring BUMDes dilakukan secara Nasional, mulai dalam bisnis, pengelolaan, prukandes, perdagangan dan jasa keuangan, non keuangan untuk benar-benar meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjadi satu pilar ekonomi nasional," jelasnya.

"Deklarasi Mandeh tidak hanya sebatas seremonial, tapi akan ditindaklanjuti dan dijabarkan dalam program BUMDes se-Indonesia, supaya ke depan lebih leluasa untuk bergerak. Selain itu, juga ditekankan pentingnya pemberian anugerah kepada BUM Desa, yang bertujuan untuk mendorong dan memotivasi pelaku-pelaku usaha di desa atau nagari," pungkasnya.

Berikut isi Deklarasi Mandeh :

Kami, Forum Bumdes Indonesia, dari unsur dan wilayah yang berbeda-beda, bersepakat bekerjasama untuk memajukan ekonomi desa, lewat pembentukan penguatan dan pengembangan Badan Usaha Milik Desa. Untuk itu kami bertekad dan menyerukan langkah-langkah berikut:

1. Penguatan kelembagaan, utamanya pengakuan status badan hukum Bumdes dan unit-unit usaha, sehingga setara atau disetarakan dengan badan usaha dan badan hukum publik yang berlaku di Indonesia, tanpa melupakan azas rekognisi dan subsidiaritas yang ada di UU Desa

2. Memberikan pedoman, media pembelajaran, pelatihan dan pendampingan berkelanjutan untuk upaya peningkatan kapasitas SDM yang ada di desa dan Bumdes, serta memberikan perlindungan hukum untuk pelaku Bumdes.

3.Menjalin kerjasama dan mendorong pihak-pihak dari pemerintah, kementerian/lembaga, BUMN, perusahaan, koperasi, UMKM dan kelompok masyarakat desa, untuk meningkatkan akses pemasaran, mempermudah akses permodalan dan mempercepat penyebaran informasi lewat Teknologi Informasi.

4. Membangun jejaring Bumdes Nasional, dalam usaha bisnis sosial, wisata desa, pengolahan prukades, perdagangan dan jasa keuangan/non keuangan, sehingga Bumdes bisa benar-benar meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjadi salah satu Pilar Ekonomi Nasional

5. Terus bertekad untuk menjaga jiwa dan semangat UU Desa, yang memberikan pengakuan terhadap kedaulatan ekonomi desa, demi terwujudnya kemandirian bangsa, berdasarkan nilai-nilai Pancasila dan prinsip demokrasi ekonomi yang diatur dalam pasal 33 UUD 1945.

Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberikan kemudahan untuk tercapainya cita-cita kita bersama dan memberikan kekuatan untuk menjalankan tekad kemandirian ekonomi Indonesia dimulai dari Desa.

Mandeh, 28 Agustus 2018

[Kiki Julnasri]

Video

Kakek yang Viral Beli Obat dengan Uang Mainan Akan Segera Umrah

YouTube channel KlikPositif.com

Penulis: Iwan R