AS Hentikan Bantuan Dana Pengungsi Palestina

"Departemen Luar Negeri Heather Nauert mengatakan model bisnis dan praktik fiskal dari Badan Bantuan dan Pekerjaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNRWA) adalah operasi cacat "
Amerika Serikat menghentikan semua pendanaan ke sebuah badan PBB yang membantu pengungsi Palestina (Net)

KLIKPOSITIF - Amerika Serikat menghentikan semua pendanaan ke sebuah badan PBB yang membantu pengungsi Palestina, Jumat (31/8). Seorang juru bicara Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengecam keputusan itu sebagai serangan mencolok terhadap rakyat Palestina dan perlawanan terhadap resolusi PBB.

Juru bicara Departemen Luar Negeri Heather Nauert mengatakan model bisnis dan praktik fiskal dari Badan Bantuan dan Pekerjaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNRWA) adalah operasi cacat yang tak dapat ditebus.

"Pemerintah secara hati-hati meninjau masalah ini dan memutuskan bahwa Amerika Serikat tidak akan memberikan kontribusi tambahan kepada UNRWA," katanya.

"Nauert mengatakan hanya komunitas yang terus berkembang, sedangkan penerima manfaat terus mengalami krisis dalam hal ini," jelasnya.

Pengumuman terbaru datang seminggu setelah pemerintah akan mengalihkan $ 200 juta dana dukungan ekonomi Palestina untuk program di Tepi Barat dan Gaza.

Sementara itu, agensi berusia 68 tahun itu mengatakan bahwa pihaknya menyediakan layanan kepada sekitar 5 juta pengungsi Palestina di Yordania, Lebanon, Suriah dan Tepi Barat dan Gaza. Sebagian besar adalah keturunan orang-orang yang diusir dari rumah mereka atau melarikan diri dari pertempuran dalam perang 1948 yang mengarah pada penciptaan Israel.

Dilansir dari laman reuters, Presiden AS Donald Trump dan para pembantunya mengatakan mereka ingin memperbaiki keadaan Palestina, serta memulai negosiasi tentang perjanjian damai Israel-Palestina.

Tetapi di bawah Trump, Washington telah mengambil sejumlah tindakan yang telah mengasingkan orang-orang Palestina, termasuk pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Langkah itu adalah pembalikan kebijakan AS lama dan memimpin kepemimpinan Palestina untuk memboikot upaya perdamaian Washington, yang dipimpin oleh Jared Kushner, penasihat senior Trump, yang juga menantu laki-lakinya.

Amerika Serikat membayar $ 60 juta ... Baca halaman selanjutnya