Baru Dilantik Jadi Dirut Pertamina, Nicke Sudah Berurusan dengan KPK

"KPK akan memanggil Nicke terkait kasus dugaan korupsi PLTU Riau-1"
Nicke Widyawati (Net)

NASIONAL, KLIKPOSITIF -- Pasca dilantik sebagai Direktur Utama PT Pertamina, Nicke Widyawati sudah berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi. Lembaga itu sedang menjadwalkan untuk melakukan pemanggilan terhadap Nicke.

Nicke Widyawati resmi ditetapkan sebagai dirut baru definitif perusahaan tersebut berdasarkan Keputusan Menteri BUMN yang tertuang dalam Surat Keputusan dengan Nomor SK 232/MBU/08/2018 Tanggal 29 Agustus 2018

KPK akan memanggil Nicke terkait kasus dugaan korupsi PLTU Riau-1. Ia dipanggil bukan sebagai tersangka, melainkan sebagai saksi atas dugaan keterlibatan mantan Menteri Sosial Idrus Marham.

"Nicke Wiyawati diperiksa sebagai saksi dalam kapasitas dia sebelumnya di PLN," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, Senin dikutip dari Suara.com-jaringan Klikpositif.

Selain Nicke, ada beberapa orang yang juga diperiksa dalam kasus PLTU Riau-1. Mereka adalah CEO Blackgold Naturak Recourses Limited, Rickard Philip Cecil, Direktur Penggadaan Startegi 2 PT PLN, Supangkat Iwan Santoso dan Kepala Satuan IPP PT PLN, M. Ahsin Sidqi.

"Diperiksa kapasitas sebagai saksi IM (Idrus Marham)," kata Febri.

Dalam menelisik keterlibatan Idrus Marham, KPK sudah memeriksa sejumlah saksi. Seperti Mantan Ketua DPR Setya Novanto, Rheza Herwindo selaku Komisaris PT Skydweller Indonesia Mandiri yang juga anak dari Setya Novanto.

Lalu ada Wakil Ketua DPR Komisi VII, Eni Maulani Saragih yang juga sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Idrus sendiri sudah ditahan KPK sebagai tersangka kasus PLTU Riau-1 usai diperiksa pada Jumat 31 Agustus 2018 lalu.(*)