Pemprov Sumbar Siapkan Penjabat Wali Kota Padangpanjang dan Pariaman

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Awal Oktober 2018 nanti, masa jabatan Wali Kota Padangpanjang Hendri Arnis dan Wali Kota Pariaman Mukhlis Rahman berakhir. Untuk Padangpanjang berakhir pada 1 Oktober, sementara Kota Pariaman pada 9 Oktober.

Untuk itu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar sedang membahas pengajuan nama untuk menjadi Penjabat wali kota di dua daerah tersebut.

"Pemprov Sumbar sedang membahas nama-nama untuk diajukan menjadi Penjabat Wali Kota. Ada tiga nama nantinya yang akan diusulkan ke Kemendagri untuk masing-masing kota. Pengusulan itu dikarenakan pelantikan wali kota dan wakil wali kota terpilih diperkirakan pada Desember 2018 mendatang," kata Kepala Biro Pemerintahan Iqbal Rama Dipayana, Senin 3 September 2018 di Padang.

Baca Juga

Iqbal mengatakan, untuk Kota Sawahlunto sudah ada Penjabat Wali Kota-nya yaitu Kepala Dinas Sosial Sumbar, Abdul Gaffar.

"Untuk Sawahlunto sudah ada Penjabat Wali Kota-nya dan pelantikan kepala daerah terpilih dijadwalkan pada 20 September 2018 mendatang oleh Kemendagri. Hanya saja, jadwal tersebut bisa berubah dari Kemendagri karena adanya pengunduran jadwal pelantikan gubernur serentak hasil Pilkada serentak pada 2018 lalu," tegas Iqbal.

Sementara untuk kota Padang, jabatan wali kota dan wakil wali kota, Mahyeldi-Emzalmi masih lama yaitu Maret 2019 sehingga belum dibahas apakah ada penjabat wali kota atau tidak. 

Seperti diketahui ada empat kota yang melaksanakan Pilkada serentak 2018 yaitu Kota Padang, Padangpanjang, Sawahlunto dan Kota Pariaman. Untuk Kota Padang Pilkada dimenangkan pasangan Mahyeldi-Hendri Septa, Padangpanjang dimenangkan pasangan Fadly Amran-Asrul, Sawahlunto dimenangkan Deri Asta-Zohirin Sayuti dan Kota Pariaman dimenangkan Genius Umar-Mardison.

Untuk Kota Padang sempat ada Pjs Wali Kota Padang yang diamanahkan kepada Alwis karena Wali Kota Mahyeldi dan Wakil Wali Kota Emzalmi bertarung di Pilkada. Setelah keduanya usai cuti, jabatan wali kota dan wakil wali kota Padang dikembalikan kepada Mahyeldi-Emzalmi hingga akhir masa jabatannya pada Maret 2019.

Sementara untuk Padangpanjang juga ada Pjs wali kota yang diamanahkan kepada Irwan (Kepala Biro Organisasi Setdaprov Sumbar) dan setelah wali kota dan wakil walikota habis masa cutinya jabatan dikembalikan kepada Hendri Arnis-Mawardi. Jabatan keduanya akan habis pada 1 Oktober 2018, sehingga akan ditunjuk Pj wali kota hingga dilantiknya wali kota dan wakil wali kota terpilih Fadly Amran-Asrul.

Untuk Kota Pariaman, hanya wakil wali kota-nya Genius Umar yang ikut bertarung di Pilkada, sementara Wali Kota Mukhlis R tidak ikut sehingga tidak ada jabatan Pjs wali kota untuk Kota Pariaman. Hanya saja, jabatannya berakhir pada 9 Oktober 2018 dan pelantikan wali kota dan wakil wali kota terpilih pada Desember membuat akan ditunjuk Pj wali kota.

Sementara Sawahlunto juga ditunjuk Pjs Wali kota yang diamanahkan kepada Abdul Gaffar (Kepala Dinas Sosial Sumbar) dan dilanjutkan menjadi Pj Wali kota karena jabatan wali kota saat itu Ali Yusuf dan Ismed berakhir pas setelah keduanya selesai cuti Pilkada pada 25 Juni 2018

[Joni Abdul Kasir]

Video

Kakek yang Viral Beli Obat dengan Uang Mainan Akan Segera Umrah

YouTube channel KlikPositif.com

Penulis: Iwan R