Polda Sumbar Grebek Pabrik Miras Ilegal di Padang

"Usai melakukan penangkapan, pihaknya langsung melakukan pengembangan"
Sejumlah minuman keras yang diduga ilegal hasil sitaan Polda Sumbar dari sebuah pabrik di Padang (KLIKPOSITIF/Halbert Chaniago)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumbar menggerebek pabrik minuman keras ilegal di Jalan Veteran, nomor 62 RT 03/ RW 03, Kelurahan Padang Pasir, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang pada Selasa 4 September 2018 lalu.

Penggerebekan tersebut berawal saat tim Ditreskrimsus Polda Sumbar mendapatkan informasi bahwa satu unit mobil berada di Jalan Raya Padang-Indarung yang membawa minuman keras yang diduga ilegal.

"Setelah mendapatkan informasi itu, kami langsung melakukan penangkapan terhadap mobil jenis mini bus yang diduga mengangkut miras ilegal itu," kata Direskrimsus Polda Sumbar, Kombes Pol Margianta saat konferensi pers di Mapolda Sumbar, Kamis 6 September 2018.

Ia mengatakan bahwa, saat penangkapan tersebut, pihaknya mengamankan seorang pengendara mobil tersebut atas nama Taufiq Ilyas (38).

"Setelah mengamankan mobil dan tersangka atas nama Taufil Ilyas, kami mendapatkan informasi bahwa ia membawa miras palsu dari pabriknya yang terletak di Tempat Kejadian Perkara (TKP) ke dua," lanjutnya.

Usai melakukan penangkapan, pihaknya langsung melakukan pengembangan ke lokasi ke dua yang merupakan pabrik miras tersebut.

"Di TKP ke dua kami mengamankan tersangka atas nama Suherman (47) dan Liani Anggraini (46) yang merupakan pemilik sekaligus pemodal bisnis miras itu," ungkap dia.

Setelah melakukan pemeriksaan di lokasi pabrik, petugas sebut dia langsung menahan tiga orang itu beserta barang bukti minuman keras yang diduga ilegal dengan berbagai merek sebanyak 4380 botol minuman keras ilegal siap edar dan beberapa barang bukti lainnya.

"Kami juga memgamankan barang bukti berupa 56 karung botol kosong sirup marjan, 100 karung botol kosong wisky, 27 karung botol kosong bir, 25 karung botol kosong tequilla, 151 ikat kardus kosong, 40 ikat penyekat kardus dan beberapa barang bukti lainnya seperti mesin dan merek yang sudah dicetak," ... Baca halaman selanjutnya