Presma Jadi Caleg, Ratusan Mahasiswa UIN IB Padang Demo

Aksi mahasiswa di lingkungan kampus UIN Imam Bonjol Padang
Aksi mahasiswa di lingkungan kampus UIN Imam Bonjol Padang (KLIKPOSITIF/Halbert Chaniago)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Ratusan Mahasiswa Universitas Islam Negeri ( UIN ) Imam Bonjol Padang menggelar aksi di lingkungan kampus yang terletak di Jalan Mahmud Yunus, Lubuk Lintah, Kota Padang, Senin 10 September 2018 pagi.

Massa yang berkumpul di salah satu sudut kampus itu tampak telah memulai aksi sejak pukul 09.00 WIB. Mereka membawa sejumlah tuntutan terkait masalah yang ada di lingkungan kampus.

baca juga: Pemko Padang Terima Bantuan Kajian Penanganan Covid-19

Salah satu masalah yang disampaikan oleh massa aksi adalah terkait pencalonan Presiden Dewan Mahasiswa (DEMA) sebagai bakal calon legislatif dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk Dapil Solok Selatan.

"Kami menuntut Presiden Mahasiswa (Presma) yang mencalonkan diri sebagai calon legislatif pada Pemilu 2019 mendatang untuk turun dari jabatannya sekarang juga," kata salah satu orator, Disman dalam orasinya.

baca juga: Mahasiswa UIN IB Padang Galang Dana

Menurut dia, pimpinan lembaga mahasiswa tertinggi di kampus itu telah melanggar independensi mahasiswa dalam berpolitik. Apalagi, kata dia, Presma yang diketahui bernama Khairul Fajri tersebut juga telah melanggar aturan yang berlaku terkait lembaga mahasiswa sendiri.

"Dengan tindakannya sebagai Caleg , Presma telah mempermalukan mahasiswa dan tidak lagi menjaga independensinya sebagai pimpinan lembaga mahasiswa dan ini adalah suara kami bersama atas nama mahasiswa UIN Imam Bonjol," sambung Disman.

baca juga: Cegah Penyebaran Covid-19, UIN Suska Riau Tutup Kampus

Dalam aksinya juga massa mendesak Senat Mahasiswa (SEMA) sebagai lembaga legislatif mahasiswa untuk segera memecat Khairul Fajri. "Tidak ada pilihan lain, SEMA harus segera ambil tindakan," ujar dia.

Selain menuntut pemecatan Presiden Mahasiwa, massa aksi juga menuntut pihak Universitas terkait persoalan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang naik di semester baru tahun 2018 ini.

baca juga: Pemko Jalin Kerja Sama dengan UIN Imam Bonjol Padang

"Dengan UKT yang naik dan banyak teman-teman kita yang lebih memilih cuti karena tidak memiliki biaya," imbuh orator lain, Jalal.

Selama aksi demonstrasi berlangsung, tampak sistem perkuliahan di kampus lumpuh dan seluruh mahasiswa yang ada disana memilih tidak ikut kuliah dan bergabung dalam aksi demonstrasi tersebut. Hingga berita ini ditayangkan, aksi masih berlangsung.

[Halbert Caniago]

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa