Pelajar Mendominasi Kecelakaan di Sumbar, Ini Penyebabnya

"Pelajar dalam hal ini masuk kategori pengendara muda"
Wakil Direktur Lalulintas Polda Sumbar, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Hari Mulyanto (KLIKPOSITIF/Cecep Jambak)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Direktorat Lalulintas Polda Sumbar mencatat, pelajar mendominasi kasus kecelakaan di daerah tersebut. Secara persentase, kecelakaan pelajar tercatat mencapai 60 persen.

Wakil Direktur Lalulintas Polda Sumbar, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Hari Mulyanto mengatakan pelajar dalam hal ini masuk kategori pengendara muda.

"Untuk saat ini, dominasi sebagai korban lakalantas maupun tersangka banyak, kurang lebih 60 persen kaum muda dan pelajar," katanya, Senin 10 September 2018.

Menurutnya, persoalan tersebut dilatarbelakangi karena para kaum muda ataupun pelajar kurang memahami aturan lalulintas, serta dampak yang ditimbulkannya.

"Para pelajar dan kaum muda belum memahami aturan berlalulintas, salah satunya adalah kebut-kebutan di jalan raya. Tidak mengerti juga efek dari ugal-ugalan itu," sebut Hari.

Aturan berlalulintas yang dimaksud Hari adalah persoalan marka jalan, ataupun rambu-rambu lalulintas. Untuk itu, dia mengimbau para kaum untuk mempelajari rambu-rambu lalulintas tersebut dan menerapkannya.

"Hal yang paling sering adalah menerobos traffic light. Tentu ini sangat berbahaya. Hal lain adalah memakai jalan berlawanan arah. Semua itu sudah ada dalam aturan berlalulintas. Dampaknya sangat fatal jika melanggar," pungkasnya.

[Cecep Jambak]